Memasuki libur natal dan tahun baru, nampaknya menjadi momen terbaik untuk menikmati hari-hari senggang bersama keluarga besar.

Banyuwangi pun bisa jadi pilihan menarik untuk menghabiskan momen-momen akhir tahun.

Daerah yang berada di pucuk timur Pulau Jawa yang juga akrab dikenal dengan julukan The Sunrise of Java ini rupanya memiliki banyak ragam wisata yang siap dijejali lagi dan lagi. Salah satunya dengan mengunjungi jajaran patung gandrung yang menawan di Taman Gandrung Terakota Banyuwangi.

Kawasan Taman Gandrung Terakota Banyuwangi |  Sumber dok: Anin GNFI
Kawasan Taman Gandrung Terakota Banyuwangi | Sumber dok: Anin GNFI

Taman Gandrung Terakota diketahui berada di bawah kaki Pegunungan Ijen, dengan visualisasi apik mengenai patung Gandrung yang terbuat dari tembikar.

Kawasan Gandrung Terakota digagas oleh Sigit Pramono, yang juga dibantu oleh jajaran seniman, arsitek, insinyur dan beberapa ahli seperti halnya kurator seni rupa dari Galeri Nasional Indonesia sekaligus dosen Institut Seni Indonesia (ISI), Dr. Suwarno Wisetrotomo. Gandrung Terakota hadir sebagai upaya merawat juga meruwat salah satu identitas khas Banyuwangi yakni Gandrung.

Kawasan Taman Gandrung Terakota Banyuwangi |  Sumber dok: Anin GNFI
Kawasan Taman Gandrung Terakota Banyuwangi | Sumber dok: Anin GNFI

Gandrung dikenal sebagai tarian khas Bumi Blambangan yang memiliki keterkaitan erat dengan masyarakatnya. Salah satunya sebagai persembahan khusus masyarakat agraris kepada Dewi Sri atau Dewi Padi.

Bertolak dari kisah itu lah yang kemudian dihadirkan ratusan patung Gandrung yang tersebar di area persawahan Taman Gandrung Terakota, yang pada akhirnya mengisyaratkan simbol bahwa Gandrung merupakan tarian yang membumi, yang dekat dengan semua kalangan juga memberikan banyak nilai positif terhadap kehidupan banyak orang.

Tak hanya itu, kawasan Gandrung Terakota yang berada di daerah pegunungan turut memberikan suasana sejuk dan menyegarkan, yang pastinya membuat pengunjung betah berlama-lama di sana. Sembari melakukan potret diri, wisatawan juga bisa menikmati kopi khas Banyuwangi yang juga dijajakan.

Kawasan Taman Gandrung Terakota Banyuwangi |  Sumber dok: Anin GNFI
Kawasan Taman Gandrung Terakota Banyuwangi | Sumber dok: Anin GNFI

Harapannya, kehadiran Taman Gandrung Terakota mampu memberikan contoh dalam pengembangan juga pelestarian seni dan budaya daerah, yang rupanya maish tetap bisa berdiri tegak di tengah arus global.

Bagaimana? Tertarik berkunjung ke sana?

Sebab Kunjungi Banyuwangi Anda Pasti Kembali!


Sumber: Ulasan Kunjungan Langsung oleh Tim GNFI

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu