Ini Dia Kampus Terhijau di Indonesia dan Dunia

Ini Dia Kampus Terhijau di Indonesia dan Dunia

Rektorat Universitas Indonesia © Wikimedia Commons

Universitas Indonesia merilis daftar kampus terhijau di dunia atau yang disebut UI GreenMetric World University Ranking 2018. Di urutan pertama jatuh kepada Wageningen University and Research di Belanda.

Ketua UI GreenMetric, Riri Fitri Sari menyebutkan, kampus Wageningen University ini memiliki keunggulan yang hampir pada seluruh kriteria UI GreenMetric. Bahkan mendapatkan nilai maksimal pada tiga kriteria yaitu pengelolaan limbah (WS), pengelolaan air (WR) dan Pendidikan (ED).

“Sehingga mampu membawanya kembali meraih predikat perguruan tinggi hijau terbaik nomor satu di dunia,” kata Riri di Jakarta, Rabu, 19 Desember 2018, dilaporkan Metrotvnews.com.

Sementara itu, peringkat kedua diraih oleh University of Notthingham, Inggris dan posisi Ketiga Universitas of California Davis, Amerika Serikat. University of Notthingham ini menunjukkan keunggulannya pada kriteria energi dan perubahan iklim (EC).

GreenMetric World University Ranking 2018. Foto: Kemenristekdikti/Humas.
GreenMetric World University Ranking 2018. Foto: Kemenristekdikti/Humas.

Karena memiliki empat sumber energi terbarukan. Seperti Clean Biomass, Solar Cell, Geothermal, Combine Heat and Power dan pengelolaan smart-eco building yang sudah mencapai lebih dari 75%.

“Selain itu University of Notthingham ini juga memiliki keunggulan pada pengolahan air dan Pendidikan,” ujar Riri.

Sedangkan University of California Davis ini memiliki jurusan Environmental Science. Jurusan ini memiliki reputasi tinggi, serta sangat berkomitmen kuat untuk menjaa lingkungan kampusnya tetap asri.

Di tingkat Indonesia sendiri, Universitas Indonesia meraih predikat kampus hijau terbaik. Diikuti oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

UI GreenMetric merupakan sebuah inovasi UI yang sudah dikenal luas di dunia internasional sebagai pemeringkat perguruan tinggi pertama di dunia. Pengukuran ini berbasis komitmen tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup kampus.

Prof.Dr.Ir. Muhammad Anis, M.Met menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya UI GreenMetric ini, maka perguruan tinggi di dunia dapat ambil bagian dalam upaya preventif dalam menghadapi perubahan iklim.

Prof. Dr. Riri Fitri Sari, M.Sc., MM. dalam rilis UI GreenMetric World University Rankings Network. Foto: ui.ac.id
Prof. Dr. Riri Fitri Sari, M.Sc., MM. dalam rilis UI GreenMetric World University Rankings Network. Foto: ui.ac.id

“UI GreenMetric merupakan pelopor dalam pemeringkatan melalui pengembangan alat ukur kampus hijau yang kini telah banyak diadopsi oleh Perguruan Tinggi di dunia. Dengan ikut serta dalam pemeringkatan maka Perguruan Tinggi yang berpartisipasi akan langsung mendukung pengembangan infrastruktur kampus hijau di dunia sebagai upaya mencetak generasi yang peduli akan keberlanjutan lingkungan hidup,” ungkap Anis, dalam keterangan resminya.

Dari tahun ke tahun, terjadi peningkatan antusiasme peserta perguruan tinggi di dunia untuk berpartisipasi dalam pemeringkatan kampus terhijau, dimana tahun ini mencapai 719 universitas dari 81 negara di dunia (Tahun 2017 sebanyak 619 Perguruan Tinggi dari 76 negara).

Beberapa negara yang baru bergabung di tahun 2018 yaitu Belgia, Bulgaria, Costa Rica, Croasia, Malta. Di Indonesia, terdapat 66 Perguruan Tinggi yang telah berpartisipasi dalam UI GreenMetric.

Pemeringkatan UI GreenMetric of World Universities dilandasi oleh tiga filosofi dasar, yakni Environment, Economic, dan Equity (3’Es) dengan bobot indikator penilaian yang terdiri atas Keadaan dan Infrastruktur Kampus (15%), Energi dan Perubahan Iklim (21%), Pengelolaan Sampah (18%), Penggunaan Air (10%), Transportasi (18%), dan Pendidikan (18%).

Pilih BanggaBangga55%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang9%
Pilih Tak PeduliTak Peduli18%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi9%
Pilih TerpukauTerpukau9%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Persiapkan Diri, di 19 Titik Lokasi Rawan Tsunami! Sebelummnya

Persiapkan Diri, di 19 Titik Lokasi Rawan Tsunami!

Namanya Siomay Bentuknya Cilok, Makanan apa itu? Selanjutnya

Namanya Siomay Bentuknya Cilok, Makanan apa itu?

Indah Gilang  Pusparani
@indahgilang

Indah Gilang Pusparani

http://www.indahgilang.com

Indah graduated from MSc Development Administration and Planning from University College London, United Kingdom in 2015. She finished bachelor degree from International Relations from University of Indonesia in 2014, with two exchange programs in Political Science at National University of Singapore and New Media in Journalism at Ball State University, USA. She was awarded Diplomacy Award at Harvard World Model United Nations and named as Indonesian Gifted Researcher by Australian National University. She is an Editor at Bening Communication, previously worked at the Commonwealth Parliament Association UK and a diplomacy consulting firm Best Delegate LLC in USA.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.