Kuntulan, Hadrah, dan Kundaran Ala Banyuwangi Promosikan Indonesia di Arab Saudi

Kuntulan, Hadrah, dan Kundaran Ala Banyuwangi Promosikan Indonesia di Arab Saudi

Ilustrasi Seni Banyuwangi © Sumber: Breakingnews.co.id

Dua puluh seniman dari Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tampil di acara budaya Festival Janadriyah ke-33 di Riyadh, Arab Saudi, awal bulan ini.

Pertunjukan tradisional Banyuwangi seperti Kuntulan, Hadrah, dan Kundaran dilakukan selama empat hari di acara tersebut.

"Alhamdulillah kami melakukan Hadrah untuk pertama kalinya di festival tadi malam," kata Dwi Agus Cahyono, salah satu peserta, kepada kompas.com pada hari Rabu, 2 Januari.

View this post on Instagram

Seniman Muda Banyuwangi Diundang Tampil di Festival Terbesar Timur Tengah -- Berkat kerjasama dorongan fasilitasi Kemenlu dan Kemenpar untuk promosi pariwisata Banyuwangi, sebanyak 20 seniman muda akan tampil di acara Festival Janadriyah, di Riyadh, Arab Saudi. . Puluhan seniman Banyuwangi menampilkan satu diantara kesenian yaitu hadrah dan kuntulan pada festival budaya tahunan terbesar di Timur tengah. Festival Janadriyah tahun ini akan dibuka langsung oleh Pemimpin Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman bin Abdul Aziz al-Saud. Pun disaksikan langsung oleh lebih dari 12 juta wisatawan yang datang dari dalam dan luar Arab Saudi. . Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berpesan bahwa kesempatan ini benar-benar harus dimaksimalkan sebaik-baiknya untuk mempromosikan Banyuwangi. "Kesempatan tidak datang dua kali. Dan kepercayaan ini mahal. Ini adalah bukti kebudayaan diapresiasi di Arab Saudi" tegas Anas. -- Yuk ke Banyuwangi, Anda pasti ingin kembali ! ! ! -- @kingsalman @jokowi @kemenpar @menpar.ariefyahya @azwaranas.a3 #janadriyah #janadriyahfestival #janadriyah2018 #festival #Banyuwangi #culture #art #uniemiratarab #kingsalman #indonesia #tourism #WonderfulIndonesia #wonderfulbanyuwangi #event #middleeast #arabsaudi #travelblogger #voyage #halaltourism

A post shared by Kabupaten Banyuwangi (@banyuwangi_kab) on

Dwi, yang mendirikan studio tari Kuwung Wetan, menyatakan bahwa suhu rendah Riyadh adalah salah satu tantangan yang mereka hadapi. “Tampil di Arab Saudi adalah bentuk apresiasi bagi kami. [...] Banyak orang ingin berfoto bersama kami seusai pertunjukan,” kata Dwi.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan, peluang tersebut berasal dari undangan dari KBRI di Riyadh. "Kesempatan [untuk tampil di festival] tidak akan terulang lagi, jadi saya meminta para peserta untuk menggunakannya dengan baik untuk mempromosikan Banyuwangi," kata Anas.

Festival tahunan tersebut dikatakan sebagai yang terbesar di negara ini, menarik sekitar 12 juta pengunjung setiap tahun. Acara tahun ini dibuka oleh Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud dengan Indonesia menjadi tamu kehormatan.


Sumber: Jakarta Post

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Menengok Busana Pernikahan Ala Kerajaan di Pernikahan Putra Mahkota Paku Alam Sebelummnya

Menengok Busana Pernikahan Ala Kerajaan di Pernikahan Putra Mahkota Paku Alam

Malang Menargetkan Jadi Destinasi Internasional Selanjutnya

Malang Menargetkan Jadi Destinasi Internasional

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.