Di Surabaya, Moge jadi Motor Pemadam Kebakaran

Di Surabaya, Moge jadi Motor Pemadam Kebakaran

unsplash

Setelah Suroboyo Bus, Surabaya kembali melakukan inovasi dalam hal pelayanan publik. Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya kini memiliki armada baru kendaraan roda dua.

Motor berwarna merah ini diharapkan mampu melewati jalan-jalan kecil pemukiman warga.

sumber : JatimNow
sumber : JatimNow



Dikutip dari JatimNow, Irvan Widyanto, selaku PLT Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya, menjelaskan Armada motor pemadam kebakaran ini tidak menggunakan air, tapi menggunakan pemadam berupa busa atau CAFS (compressed air foam system). Berfungsi sebagai alat utama pemadaman api dengan teknologi compressed air foam yaitu campuran air dan foam dengan tekanan sampai 9,5 bar dan dapat molontarkan foam dengan jarak 15 meter.

Fitur yang terdapat pada motor berwarna merah ini memiliki selang sepanjang 15 meter, nozle dengan 2 mode jet dan spray. Tangki foam (2x 25 liter), serta dilengkapi sirine dan rotari. Selain itu, helmnya didesain berbeda yaitu terkoneksi dengan alat komunikasi (handy talky).

Diharapkan dengan adanya inovasi baru ini, Dinas PMK semakin cepat merespon informasi adanya kebakaran dan menuju ke titik-titik perkampungan padat penduduk lebih cepat guna mempersempit ruang kebakaran di kota Surabaya.
--

Sumber : JatimNow

Pilih BanggaBangga60%
Pilih SedihSedih5%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi10%
Pilih TerpukauTerpukau25%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ternyata Bungkus Daun Tidak Itu-Itu Saja, Ini Macamnya! (Bagian II) Sebelummnya

Ternyata Bungkus Daun Tidak Itu-Itu Saja, Ini Macamnya! (Bagian II)

Ragam Sate dari Bali dan Lombok Selanjutnya

Ragam Sate dari Bali dan Lombok

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

Writer

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.