Perusahaan perawatan pesawat PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia berencana untuk mendiversifikasi lini bisnisnya dengan memproduksi ban pesawat, dengan pabrik yang diharapkan akan dibangun pada kuartal pertama tahun 2019.

“Kami sekarang sedang menyelesaikan perjanjian. Mudah-mudahan, upacara peletakan batu pertama pabrik akan dilakukan pada kuartal pertama,” kata Presiden Direktur GMF Aero Asia, Iwan Joenirto di Jakarta, Rabu, seraya menambahkan bahwa pabrik tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 35 hektar.

Garuda Maintenance Facility AeroAsia | Foto: retailnews.asia
Garuda Maintenance Facility AeroAsia | Foto: retailnews.asia

Namun Iwan tidak mengungkapkan lokasi pabrik yang direncanakan. “Tanah itu dimiliki oleh Grup. Lokasi sedang dipertimbangkan. Tapi yang pasti, itu di Jawa,” katanya, tetapi ia juga tidak bisa mengungkapkan nilai investasi untuk proyek tersebut.

Mengenai sumber pendanaan untuk proyek tersebut, ia mengatakan bahwa GMF Aero Asia, anak perusahaan maskapai nasional Garuda Indonesia, akan mencari dana dari sumber domestik dan internasional.

Baru-baru ini, GMF Aero Asia mengatakan telah mendapat komitmen 500 juta dolar Amerika dari seorang investor Tiongkok untuk membiayai beberapa proyek.

“Ada kemungkinan bahwa dana itu berasal dari China, tetapi bisa juga dari bank. Kami belum membuat keputusan. Kami masih melakukan evaluasi, ”tambahnya. Adapun mitranya untuk memproduksi ban pesawat, GMF Aero Asia sedang mempertimbangkan dua opsi utama — baik produsen ban dari Eropa atau dari Amerika Serikat.


Sumber: Jakarta Post

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu