Gerbang Pembayaran Nasional diharapkan menjadi solusi untuk transaksi non tunai dalam negeri yang lebih efisien dan tentunya bisa menghemat devisa negara. Sebelum adanya program ini, seluruh transaksi non tunai domestik menggunakan jasa pihak asing seperti Visa, MasterCard, JCB, hingga UnionPay. Dengan adanya GPN, transaksi antar bank di Indonesia akan lebih hemat karena sudah saling terhubung.

Kabar terbaru, pengembangan layanan kartu GPN akan dilakukan oleh Bank Indonesia untuk fasilitas transaksi online.

Aloysius Donanto, Deputi Direktur Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional BI mengatakan bahwa pihaknya sedang menyiapkan fitur GPN untuk transaksi online. Hal ini ditargetkan dapat terealisasi dalam waktu secepatnya.

"Kami memang mencoba mem-balance antara tambahan layanan [supply] dengan perilaku masyarakat [demand]. Dengan demikian, diharapkan GPN dapat dilakukan untuk transaksi online secepatnya," ungkapnya yang dikutip dari Bisnis.com

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Aloy mengemukakan GPN ala Indonesia mulainya dari instrumen kartu debit yang paling banyak dipakai masyarakat Indonesia.

Ia mengungkapkan masyarakat menggunakan layanan GPN dari instrumen kartu debit, sedangkan untuk penggunakan pembayaran online perlu adanya menambah layer security dalam transaksi sehingga memerlukan penyesuaian aturan dan kapabilitas pelaku, dan yang pasti literasi pengguna.

--

Sumber : Bisnis.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu