Siswa Sekolah Indonesia di Luar Negeri Jadi Duta Budaya Indonesia di Festival Janadriyah ke-33

Siswa Sekolah Indonesia di Luar Negeri Jadi Duta Budaya Indonesia di Festival Janadriyah ke-33

Gelaran Festival Janadriyah © arabnews.pk.com

Festival Janadriyah yang merupakan festival kebudayaan terbesar di jazirah Arab ini digelar untuk yang ke-33 kalinya di Riyadh, Arab Saudi. Dalam festival ini, banyak pihak yang ikut terlibat dan berpartisispasi seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai leading sector yang juga bekerja sama dengan KBRI Riyadh dalam menyusun kegiatan dan kebutuhan Festival Janadriyah tersebut.

Dalam festival ini, melibatkan pula siswa Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Riyadh, Makkah, hingga Jeddah. Total dari seluruh perwajkilan SILN adalah 170 siswa. Sesuai berita yang dilansir kompas.com, siswa-siswa ini merupakan duta budaya Indonesia, "Para pelajar SILN ini menjadi duta budaya kita. Mereka berlatih di sekolah, dan mereka itu betul-betul all out," ujar Ahmad Ubaedillah, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, di Paviliun Indonesia di Festival Janadriyah, Riyadh, Arab Saudi, Selasa (8/1/2019) seperti dikutip dari laman resmi Kemendikbud.

Dari 170 siswa SILN tersebut 100 pelajar di antaranya adalah pelajar SILN Riyadh, lalu 40 diantaranya dari SILN Jeddah dan terakhir SILN Mekkah yang mengirim 30 siswa. Siswa-siswa ini adalah siswa yang terpilih untuk menampilkan pertunjukan seni dari Indonesia.

Tidak semua siswa SILN berkesempatan untuk tampil di festival tersebut. Hal ini dikarenakan peraturan pemerintah yang berlaku di Arab Saudi, yakni perempuan yang sudah aqil baligh tidak diperbolehkan menyanyi atau menari. Maka dari itu, siswa yang tampil adalah siswa dari jenjang SD dan SMP.

Penampilan yang disajikan siswa-siswa tersebut adalah penampilan kesenian dari beraneka macam daerah di Indonesia. Beberapa pertunjukan seni yang ditampilkan pelajar SILN yaitu Pencak Silat, Tari Kreasi Kuda Lumping, Tari Maung Lugay, Tari Badindin, dan Tari Ondel-Ondel. Para siswa juga menyajikan beberapa sendratari, seperti Sendratari “Roti Island” dari Nusa Tenggara Timur, Sendratari “Mangose Padan” Asal Mula Danau Toba Sumatera Utara, dan Sendratari “Ande-ande Lumut” dari Jawa.

Selain pertunjukan kesenian, beberapa siswa juga menampilkan lagu daerah dengan diiringi alat musik tradisional yang dimainkan siswa lain, seperti angklung dan gendang. Menurut berita yang dilansir kompas.com, Farha Unsil Habieb, siswi kelas VIII Sekolah Indonesia Riyadh, menyatakan bahwa baginya, mengenalkan budaya Indonesia ke masyarakat Arab Saudi menjadi suatu hal yang bangga dilakukannya. Maka dari itu, kita harus terus melestarikan kebudayaan Indonesia dan mengenalkannya kepada dunia.


Sumber: kompas.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kantongi Akreditasi A, PKBM PPI Taiwan Semakin Terpercaya Sebelummnya

Kantongi Akreditasi A, PKBM PPI Taiwan Semakin Terpercaya

Perempuan Penulis, Sikapi Hoaks  dengan Tabayun dan Data Valid, Yuk Selanjutnya

Perempuan Penulis, Sikapi Hoaks dengan Tabayun dan Data Valid, Yuk

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.