Surabaya, Kota 1000 Penghargaan?

Surabaya, Kota 1000 Penghargaan?

Sudut tata kota Surabaya © Sumber: Marketeers

Surabaya, ibu kota provinsi Jawa Timur, telah menempati peringkat pertama pada Indeks Kota Cerdas Indonesia tahun 2018 oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kompas, menambah daftar penghargaan yang dianugerahkan pada kota tersebut, dan walikota Tri "Risma" Rismaharini, di beberapa tahun terakhir ini.

Bu Risma menunjukkan ruang kerjanya yang berisikan penghargaan-penghargaan yang diterima kota Surabaya | Sumber: Kabar Progresif
Bu Risma menunjukkan ruang kerjanya yang berisikan penghargaan-penghargaan yang diterima kota Surabaya | Sumber: Kabar Progresif

“Saya masih bingung ke mana harus menempatkan [penghargaan]. Saya telah memindahkan lukisan saya, tetapi masih tidak cukup ruang,” kata Risma, yang pertama kali terpilih pada 2010, setelah menerima penghargaan di Jakarta, Rabu.

Dalam indeks kota cerdas 2018, Surabaya mengamankan posisi pertama dalam kategori kota metropolitan, dengan skor 67,03, diikuti oleh ibu kota Jawa Tengah Semarang dengan skor 63,69 dan Tangerang Selatan, Banten, dengan skor 61,68, seperti yang dilansir dari kompas.com.

Dua belas ahli juri menggunakan enam indikator kota cerdas dalam menilai kota-kota di Indonesia untuk indeks tersebut, yaitu kondisi masyarakat, kualitas hidup, ekonomi, mobilitas, tata kelola dan, lingkungan

Bu Risma menerima penghargaan Online Popular City atas kota yang dipimpinnya | Sumber: Tribunnews
Bu Risma menerima penghargaan Online Popular City atas kota yang dipimpinnya | Sumber: Tribunnews

Tahun lalu, Surabaya menerima setidaknya empat penghargaan, termasuk memenangkan kategori Perhatian Khusus dalam Hadiah Kota Dunia Lee Kuan Yew 2018 di Singapura serta memenangkan Penghargaan Online Popular City of Guangzhou International for Urban Innovation.

Surabaya juga menempati peringkat pertama dalam Indeks Kota Cerdas Kompas pada tahun 2015.


Sumber: Jakarta Post

Pilih BanggaBangga88%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau13%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Yufi Eko Firmansyah

Konservasi di Era Digital: Citizen Science Untuk Konservasi Burung di Indonesia Sebelummnya

Konservasi di Era Digital: Citizen Science Untuk Konservasi Burung di Indonesia

Biar Anak Anda Sukses di Sekolah & di Kehidupan, Ini 3 Tipsnya Selanjutnya

Biar Anak Anda Sukses di Sekolah & di Kehidupan, Ini 3 Tipsnya

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

I work here because I value positivity. In the midst of social media era I wish that everyone builds harmony through positivity, so I start from myself.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.