Menjajal Ombak di Lombok Selatan

Menjajal Ombak di Lombok Selatan

Pantai Mawi © Sumber: Pesona Lombok Tour and Agency

Pulau Lombok adalah tempat liburan ideal dengan langit biru jernih, air biru kehijauan yang berkilauan, dan pantai berpasir putih. Tetapi sejak gempa berkekuatan 7,0 mengguncang pulau itu pada bulan Agustus, beberapa orang bertanya-tanya apakah pantainya siap menyambut kembali para wisatawan dan peselancar.

Kekhawatiran semacam itu dapat dikesampingkan, karena pantai-pantai di pantai selatan Lombok, yang paling tidak terkena dampak gempa, masih semenarik dulu.

Papan selancar yang ada di pinggiran pantai | Foto: Vyara Wurjanta
Papan selancar yang ada di pinggiran pantai | Foto: Vyara Wurjanta

Salah satunya adalah Pantai Selong Belanak, pantai berpasir putih dengan deretan stan yang menawarkan papan selancar untuk disewakan dan kelas selancar. Pantai ini hanya berjarak 30 menit berkendara dari pusat wisata Kuta yang ramai, jangan bingung dengan Pantai Kuta Bali.

Pantai Selong Belanak adalah tujuan populer bagi peselancar pemula atau yang baru pertama kali mencoba berselancar. Instruktur di sana mulai dengan dasar-dasar dengan meminta seseorang untuk berbaring telungkup di papan selancar di atas pasir sambil mengayuh kedua lengan.

"Sekarang bangun! Tidak, itu terlalu lambat. Lagi! Bangun!” kata seorang instruktur, berbicara dengan antusias kepada seorang penulis selama pelajaran baru-baru ini.

Pantai Mawi |
Pantai Mawi | Foto: Vyara Wurjanta

Setelah menguasai gerakan, instruktur memandu ke air dan hanya pada upaya ketiga, berhasil menaiki ombak ke pantai.

Papan yang besar dan panjang membantu pemula untuk menemukan keseimbangan dan permukaan empuknya yang lembut memungkinkan mereka untuk tidak tergelincir, bahkan jika seseorang tidak memiliki lilin papan selancar.

“Ketika Anda berselancar, tinggalkan semua masalah Anda dan rileks, nikmati ombak di sekitar Anda,” kata instruktur selancar berusia 20 tahun Zaen. "Setiap kali Anda melihat gelombang besar datang tetapi Anda tidak dalam posisi yang tepat untuk menanganinya, tinggalkan saja papan Anda dan selamatkan diri Anda sendiri."

Pantai Selong Belanak | Sumber:
Pantai Selong Belanak | Foto: Vyara Wurjanta

Terletak di sebelah Pantai Selong Belanak yang dangkal, lebih ramai adalah Pantai Serangan terpencil. Pada saat air pasang, ombak di Serangan bisa sebesar dua kali, jika tidak tiga kali lebih besar daripada yang ada di Selong Belanak.

Mawi, pantai terpencil lain yang terletak di selatan Selong Belanak, pasti akan menggugah peselancar yang lebih berpengalaman. Terletak di teluk yang menghadap ke barat yang indah, Pantai Mawi menawarkan ombak yang kuat dan berkilau ideal untuk peselancar lebih handal.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Sebuah warung yang menjual kelapa | Foto: Vyara Wurjanta

Untuk pemula di sana, mungkin yang terbaik adalah tetap bersantai dan berjemur di pantai yang indah sambil menyeruput batok kelapa muda yang dingin.


Sumber: Jakarta Post

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kemenangan Fitriani, Apakah Ini Titik Awal Kebangkitan Bulutangkis Putri Indonesia? Sebelummnya

Kemenangan Fitriani, Apakah Ini Titik Awal Kebangkitan Bulutangkis Putri Indonesia?

Reyog Jazz Ponorogo; Kolaborasi Budaya Lokal dengan Musik Jazz Selanjutnya

Reyog Jazz Ponorogo; Kolaborasi Budaya Lokal dengan Musik Jazz

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

I work here because I value positivity. In the midst of social media era I wish that everyone builds harmony through positivity, so I start from myself.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.