Gentayangan: Novel Indonesia yang Diterbitkan di Inggris

Gentayangan: Novel Indonesia yang Diterbitkan di Inggris

Ilustrasi buku © James Bold/Unsplash

Dengan penghargaan dari English PEN dan PEN/ Heim Translation Fund Grant dari PEN America, novel Getayangan: Pilih Sendiri Petualangan Sepatu Merahmu karya Intan Paramaditha akan diterbitkan di Inggris.

Kabar gembira tersebut disampaikan Intan melalui siaran pers yang diterima GNFI. Perempuan asli Indonesia yang berdomisili di Sydney, Australia, itu menuturkan novel Gentayangan akan diterbitkan di Inggris dengan judul The Wandering.

Dua penghargaan PEN yang didapat novel Gentayangan akan mendukung proses penerjemahannya ke bahasa Inggris. Khusus untuk PEN/ Heim Translation Fund Grant diberikan pada penerjemah novel, Stephen J. Epstein, yang juga menerjemahkan kumpulan cerpen Apple and Knife karya Intan Paramaditha.

Gentayangan merupakan novel bertema perjalanan dan ketercerabutan di dunia global, yang memungkinkan para pembaca memilih sendiri jalan ceritanya. Novel ini pernah terpilih sebagai Buku Sastra Prosa Terbaik Majalah Tempo, dan diterbitkan pertama kali oleh Gramedia Pustaka Utama pada 2017.

Kaver novel Gentayangan
Kaver novel Gentayangan | Foto: Intan Paramaditha

Di Inggris, novel Gentayangan akan diterbitkan oleh penerbit Harvill Secker/Penguin Random House tahun depan. Harvill Secker sebelumnya juga menerbitkan novel karya Intan Paramaditha, yang berjudul Apple and Knife, pada Desember 2018 lalu. Selain itu Apple and Knife juga diterbitkan di Australia oleh Brow Books.

Apple and Knife sempat meraih perhatian internasional, dengan masuk ke daftar The White Review Books of the Year 2018, dan 2018 Bram Stoker Awards Preliminary Ballot. Novel ini adalah kumpulan cerpen yang mengolah dongeng dan horor dengan perspektif feminis.

Intan Paramaditha merupakan novelis Indonesia yang tenar di dunia, Ia merupakan satu dari 12 penulis yang diundang ke London Book Fair bulan Maret 2019 mendatang. Di London Book Fair itu, ia akan tampil di beberapa acara seperti English PEN Literary Salon dan Essex Book Festival.**

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Malaysia Masters: The Minions Juara, Greysia/Apriyani Peringkat Dua Sebelummnya

Malaysia Masters: The Minions Juara, Greysia/Apriyani Peringkat Dua

Reyog Jazz Ponorogo; Kolaborasi Budaya Lokal dengan Musik Jazz Selanjutnya

Reyog Jazz Ponorogo; Kolaborasi Budaya Lokal dengan Musik Jazz

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.