Versi Lebih Panjang dari A Man Called Ahok Akan Dibuat dan Dirilis di Luar Negeri

Versi Lebih Panjang dari A Man Called Ahok Akan Dibuat dan Dirilis di Luar Negeri
info gambar utama

Versi lebih panjang dari film biografi tentang mantan Gubernur Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama, yang telah meminta untuk disebut sebagai BTP mulai sekarang, A Man Called Ahok, akan dibuat dan diputar di luar negeri, menurut laporan oleh Antara.

"Kami berencana untuk merilis film ini secara internasional pada bulan Maret atau April," kata produser film tersebut, Emir Hakim di Jakarta, Kamis.

Adapun beberapa negara yang dilaporkan meminta untuk memutar film ini termasuk Singapura, Malaysia, dan Hong Kong.

Teaser resmi A Man Called Ahok | Sumber: YouTube
info gambar

Berfokus pada dinamika keluarga BTP, film yang dipimpin oleh Putrama Tuta, yang dikenal sebagai Tuta, merupakan film sukses di box office tahun lalu, menjual 1,5 juta tiket di seluruh Indonesia.

Tuta mengatakan versi film yang diputar di luar negeri akan menampilkan beberapa adegan yang dibuat sebelumnya dihapus. "Strukturnya akan tetap sama, namun [versi ini] akan lebih berani dan berani untuk memenuhi tuntutan internasional. Konteksnya harus lebih luas, bukan hanya [hubungan antara] ayah dan anak; [seperti] simbolisme apa [Ahok] dapat disoroti. Mengapa Ahok dikirim ke penjara dan apa alasannya, " kata Tuta.

Versi panjangnya mungkin diputar di Indonesia juga, ujar Emir dan Tuta mengkonfirmasi. "[Kemungkinan terbuka] setelah diputar di luar negeri. Film Soekarno [misalnya] memiliki versi diperpanjang setelah dirilis selama enam bulan," kata Tuta.


Sumber: Jakarta Post

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini