Mengenal J-FEWS Si Peramal Banjir Jakarta

Mengenal J-FEWS Si Peramal Banjir Jakarta
info gambar utama
  • Teknologi J-FEWS hadir untuk membantu masyarakat memprediksi banjir, kala musim hujan tiba.
  • Cara kerjanya dengan menggabungkan beberapa data dari BMKG, Dinas PU, dan Puslitbang.
  • J-FEWS dipamerkan di acara PUPR Expo 4.0, dan menyedot atensi cukup banyak pengunjung.

Winter is coming, banjir is coming. Sebuah ungkapan yang seringkali menghiasi keseharian warga Jakarta ketika musim hujan turun. Tak heran, karena ibu kota negara Indonesia ini merupakan salah satu kota langganan banjir di Tanah Air.

Namun demikian pemerintah terus mencari solusi untuk mengurangi musibah banjir yang terus menerpa DKI Jakarta. Salah satunya dengan J-FEWS (Jakarta-Flood Early Warning System), teknologi yang bisa meramalkan potensi banjir sampai tiga hari ke depan.

Dalam cara kerjanya, teknologi ini menggabungkan data-data yang di-input dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dinas PU Jakarta, dan Puslitbang Kementerian PUPR, yang berupa data curah hujan, data cuaca, dan lain sebagainya. Data-data tersebut kemudian diolah untuk melihat potensi banjir di beberapa daerah.

Tampilan J-FEWS | Foto: Aditya Jaya/GNFI
info gambar

Ikhsan, petugas yang berjaga di booth J-FEWS menerangkan bahwa garis merah menandakan hujan yang sudah terjadi, dan di sebelah kanannya bisa dilihat prediksi banjir sampai tiga hari ke depan.

“Semua data ada di situ. Kalau ada tanda pentung (seru) berawarna kuning, artinya masuk Siaga 2. Kalau Siaga 1 itu sudah peringatan tingkat teratas. Sejauh ini prediksinya 80-90% tepat” tambah Ikhsan.

Teknologi J-FEWS saat ini dimiliki oleh Puslitbang Air, dan bisa diakses oleh masyarakat umum. Caranya dengan membuka laman buletin-jfews.pusair-pu.go.id. Di laman tersebut, masyarakat bisa melihat perkiraan banjir sehingga bisa membantu membuat antisipasi dalam rutinitas hariannya.

J-FEWS termasuk satu dari deretan teknologi yang dipamerkan di PUPR Expo 4.0. Acara yang dihelat di lobby Gedung Utama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini diselenggarakan untuk menampilkan tekonologi-teknologi dan capaian-capaian Kementerian PUPR selama tahun 2014-2019. Di acara ini turut hadir pula Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.***

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini