Marshall Pribadi dalam Deretan Entrepreneur Berpengaruh Dunia

Marshall Pribadi dalam Deretan Entrepreneur Berpengaruh Dunia

Marshall Pribadi dan logo PrivyID © Media Buffet

  • Marshall Pribadi sukses menyabet penghargaan sebagai Endeavor Entrepeneur.
  • Ia meroket berkat PrivyID, perusahaan startup yang bergerak di bidang identifikasi individu pada transaski elektronik Indonesia
  • PrivyID juga telah membantu ratusan perusahaan perbankan, pembiayaan, maupun isaha micro ribuan perempuan di pedesaan.

CEO PrivyID, Marshall Pribadi, baru saja dinobatkan sebagai Endeavor Entrepreneur, yang diselenggarakan di San Francisco, California, Amerika Serikat, Rabu (6/2) lalu. Dalam acara 85th International Selection Panel tersebut, Marshall menjadi satu-satunya yang berasal dari Asia Tenggara.

“Sebuah kehormatan bagi saya dan PrivyID untuk bisa terpilih menjadi bagian dari Endeavor. Hal ini berarti bahwa inovasi regtech kami dalam menyediakan layanan tanda tangan elektronik dan identitas digital yang legal kembali diakui hingga tingkat dunia,” papar Marshall, yang juga pernah menjadi figur Forbes Asia 30 under 30.

Untuk mendapat penghargaan ini, Marshall harus melalui seleksi ketat. Endeavor yang merupakan organisasi internasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi secara global, menetapkan kriter-kriteria penilaian. Di antaranya yaitu visi dan semangat besar untuk menjadi sukses, kualitas kepemimpinan yang baik, komitmen berbagi ilmu, dan kontribusi pada masyarakat.

CEO PrivyID, Marshall Pribadi | Foto: Media Buffet

Kemudian perusahaan yang dipimpin juga harus memiliki kategori penilaian tersendiri. Contohnya harus memiliki ide-ide inovatif yang mampu mengubah wajah industri, dan harus bisa menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta memiliki potensi untuk tumbuh pesat.

Bagi Marshall dan PrivyID, tak ada masalah dalam memenuhi poin-poin penilaian tersebut. PrivyID yang bergerak di bidang identifikasi individu pada transaksi elektronik Indonesia, telah membantu ratusan perusahaan di berbagai industri keuangan, seperti perbankan (Bank Mandiri, BRI, CIMB Niaga), pembiayaan (Bussan Auto Finance, MPM Finance, Adira Finance, Kawan Lama Group), hingga usaha mikro ribuan perempuan di pedesaan melalui kerja sama dengan tekfin Amartha.

Perusahaan startup yang didirikan pada tahun 2016 ini menyediakan layanan tanda tangan elektronik dan identitas digital. Dalam perjalanannya, PrivyID adalah perusahaan pertama yang terdaftar dan diakui sebagai penyedia jasa tanda tangan elektronik dan sertifikat elektronik oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Selama lima tahun, Endeavor Indonesia terus mencari entrepreneur yang bisa menjadi panutan dan menginspirasi para profesional muda dalam ekosistem bisnis skala regional. Marshall merupakan pionir di industri teknologi identitas digital dan tanda tangan elektronik di Indonesia. PrivyID akan mengambil peranan penting bagi masa depan ekonomi modern negara ini,” terang Chief Service Officer Endeavor Indonesia, Cahyo Susilo.**

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Nuansa Nasionalisme di Single Kedua Mocca Sebelummnya

Nuansa Nasionalisme di Single Kedua Mocca

Indonesia Masuk dalam Daftar Negara dengan Destinasi Ramah Wanita Muslim 2019 Selanjutnya

Indonesia Masuk dalam Daftar Negara dengan Destinasi Ramah Wanita Muslim 2019

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.