Fitur-Fitur Canggih di Tablet Petugas Bandara Soetta

Fitur-Fitur Canggih di Tablet Petugas Bandara Soetta
info gambar utama
  • Sebanyak 200 unit tablet canggih disediakan untuk para petugas bandara, yang dikelola PT. Angkasa Pura II
  • Tablet canggih ini berfungsi untuk membantu kinerja para petugas bandara, dalam menyelesaikan persoalan-persoalan di bandara.
  • Tablet canggih sengaja dipilih lantaran 60% penumpang pesawat di bandara Soetta adalah generasi milenial.

Demi meningkatkan pelayanan dan operasional di bandara internasional Soekarno-Hatta, PT. Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola memperkenalkan program Digital Officer (with) Digital Device (DODD). Program ini telah diterapkan sejak hari Senin (18/2) kemarin.

Dalam prakteknya, para personil di Terminal Services (customer services). Aviation Security, dan Safety, Risk, & Quality Control, dibekali tablet canggih untuk melayani para penumpang pesawat secara lebih baik dan cepat.

Presiden Direktur AP II, Muhammad Awaluddin, mengatakan program DODD membuat permasalahan yang muncul tiba-tiba di lapangan dapat diselesaikan lebih cepat. Lebih lanjut, ia juga menerangkan bahwa penggunaan tablet dapat membuat kinerja operasional bandara lebih efektif dan efisien.

Ini tak lepas dari fitur-fitur canggih yang tersemat di tablet petugas bandara Soetta. Tablet mereka dilengkapi dengan aplikasi pendukung seperti i-Perform, i-Mate App, Flight Management Module, dan aplikasi lainnya yang dibutuhkan untuk proses operasional.

Kinerja para petugas bandara akan terbantu dengan adanya tablet canggih | Foto: Angkasa Pura II
info gambar

Aplikasi-aplikasi tersebut memiliki fungsi beragam. i-Perform misalnya, yang digunakan internal AP II untuk mengakses berbagai sektor seperti komersil, keuangan, operasional, serta mengelola aktivitas operasional yang dijalankan oleh grup atau mitra usaha.

Kemudian aplikasi i-Mate, yang merupakan singkatan dari Mobile Airport Travel Experience, yang dulu dikenal dengan nama Indonesia Airport, dipakai untuk memberikan pengalaman lebih kepada penumpang pesawat dalam melakukan perjalanan dari dan ke bandara-bandara AP II.

Konsep program DODD ini digagas lantaran sekitar 60% penumpang pesawat di bandara internasional Soekarno-Hatta adalah generasi milenial. Oleh sebab itu standar pelayanan juga harus tepat menyasar kaum milenial, salah satunya dengan penggunaan tablet canggih.

“Sekitar 60% penumpang pesawat di bandara internasional Soekarno-Hatta adalah generasi milenial. Oleh karena itu, kami juga harus menerapkan standar pelayanan yang tepat bagi milenial. Personil yang dilengkapi gadget kami yakini dapat menghadirkan Millennial Airport Travel Experience terhadap para penumpang pesawat,” pungkasnya.

Program DODD ini nantinya tidak hanya diterapkan di bandara Soekarno-Hatta saja, tapi juga bandara-bandara lain yang dikelola AP II. Secara keseluruhan, ada 200 unit tablet canggih yang disediakan untuk petugas bandara.**

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini