• Satgas Yonif 511/DY mencatatkan prestasi membanggakan di perbatasan Indonesia-Malaysia.
  • Satuan TNI AD ini berhasil menggagalkan beragam penyelundupan dan transaksi ilegal.
  • Selain itu mereka juga rajin menanamkan wawasan kebangsaan dalam diri para penghuni wilayah perbatasan.

Beragam prestasi sukses ditorehkan Satgas Yonif 511/DY di perbatasan Indonesia-Malaysia. Menurut keterangan Dansatgas Pamtas Yonif 511 DY, Letkol Inf. Jadi, ini adalah bentuk keberhasilan TNI AD dalam mengamankan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Prestasi-prestasi tersebut di antaranya adalah mengamankan ratusan pucuk senjata api rakitan, sekaligus butir amunisi dan beberapa ons bubuk mesiu. Selain itu Satgas yang berada di bawah kendali Letkol Inf. Jadi ini juga berhasil menggagalkan upaya illegal trading dan penyelundupan narkoba.

Keberhasilan lainnya adalah menggagalkan Warga Negara Asing (WNA) ilegal asal Malaysia yang berupaya masuk lewat jalur darat Indonesia-Malaysia, tepatnya melalui kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

“Itu, merupakan keberhasilan Satgas Yonif 511/DY dalam melakukan pembinaan teritorial, sekaligus komunikasi sosial dengan warga perbatasan,” ucap Letkol Inf. Jadi, dikutip dari siaran pers yang diterima GNFI.

Letkol Inf. Jadi kemudian menambahkan, upaya-upaya yang dikerahkan pasukannya ini mampu mewujudkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat, juga menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme berupa wawasan kebangsaan di warga penghuni wilayah perbatasan. Hampir setiap hari beliau meginstruksikan semua personelnya untuk menggelar kegiatan pembinaan territorial secara rutin.

Menjaga wilayah perbatasan bukanlah hal yang mudah. Dengan jangkauan wilayah sepanjang 359,45 Km, setiap hari personil Satgas Pamtas Yonif 511/DY melakukan pengecekan rutin pada 2.366 patok perbatasan yang sudah tersebar di beberapa titik perbatasan.

“Maka dari itu, diperlukan peran maupun sinergitas dengan masyarakat, hingga instansi terkait di wilayah perbatasan guna mewujudkan keamanan dan kondusifitas,” tutup Letkol Inf. Jadi.**

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu