• Setelah tumbuh pesat di Indonesia, Torch akan berekspansi ke Eropa dan Amerika.
  • Hal ini disampaikan Direktur Torch pada pembukaan gerai keempat di Jalan Laswi, Bandung.
  • Torch juga akan menambah empat showrooms di pulau Jawa-Bali.

Dari Kota Kembang, popularitas Torch terus berkembang. Produsen perlengkapan traveling asal Bandung ini sukses menggaet banyak pelanggan di skala nasional, dan kini berencana melebarkan sayap ke pasar internasional.

Rencana ini diutarakan oleh Direktur Torch, Ben Wirawan Sudarmadji, dalam grand opening store Torch yang keempat di Jalan Laswi, Bandung, pada Minggu (17/2) lalu. Cabang ini melengkapi toko-toko sebelumnya yang berlokasi di Cihampelas Walk Bandung, Margonda Depok, dan Padjadjaran Bogor.

“Kami ingin dikenal sebagai brand internasional, makanya tahun ini banyak hashtag inovator menjadi salah satu cara efektif untuk menumbuhkan inovasi,” paparnya, dikutip dari TribunJabar.

“Penjualan offline dan online kami seimbang. Makanya saat ini kami gencar menggunakan strategi digital marketing dan riset pasar internasional,” imbuhnya. Ben juga menambahkan Torch akan membuka empat showroom lagi di Pulau Jawa dan Bali.

Saat ini produk-produk Torch banyak diminati generasi milenial Indonesia yang hobi jalan-jalan. Mayoritas pelanggan berusia 25-45 tahun yang berasal dari Jabodetabek. Ini menandakan bahwa produk Torch dengan jitu menyasar konsumen yang tepat di Indonesia.

Ben juga menuturkan bahwa tren traveling di Indonesia akan terus bertumbuh, terutama untuk produk tas dan aksesorisnya sampai tahun 2023 nanti. Pertumbuhan produknya bisa terus meningkat sampai 200%, dikarenakan daya beli masyarakat Indonesia yang cukup tinggi.

Selain melirik pasar internasional, Torch juga sedang giat memperbanyak agen-agen digital marketing. Tidak hanya di kalangan anak muda, tapi juga para guru. Uji coba telah dilakukan dan hasilnya didapat ada guru yang mencapai omzet sampai Rp 15 juta.


Sumber: TribunJabar

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu