Main of Basic English (MOB) Pare, Kediri

Main of Basic English (MOB) Pare, Kediri
info gambar utama

Pare, sebuah daerah yang menjadi tujuan bagi sebagian besar masyarakat seantero Nusantara bahkan lebih dari itu.

Ada apa dengan Pare sebenarnya, sehingga kemudian membentuk magnet yang menarik gelombang manusia untuk datang ke tempat ini? Apakah hanya sekadar belajar bahasa asing? Atau ada tujuan lain?

Setiap hari, mereka (baca: Para Pelajar) lalu lalang menjalankan aktivitas khasnya seperti belajar, berbicara bahasa asing, nongkrong/kongkow-kongkow untuk sekadar melepas penat, baik di kafe, angkringan, warung, warteg, tempat hits, taman kota, masjid, semua area public space.'

Pertukaran budaya, informasi, bahasa lalu kemudian membentuk spora yang kian hari kian tumbuh. Pare menjadi jawaban akan sebuah proses dari orang-orang yang menikmati perjalanannya dan menemukan titik balik dengan apa yang digelisahkannya. Berbicara tentang Pare tidak ada habisnya.

Misalnya saja tentang keunikan-keunikan yang ada. Mulai dari pedagang sjagung manis, pecel-peyek, perempuan berkebaya yang melakukan live music di depan sebuah pertokoan, pedagang cilok yang mahir berbahasa Inggris, budaya bersepeda dengan model yang ikonik. Teman, Cerita dan segala hiruk pikuk Pare menjadi satu bumbu pelengkap.

Ada yang menyatakan Pare is sweet karena meninggalkan cerita yang terlampau manis untuk dilupakan. Ada pula yang menyatakan Pare itu jahat untuk mereka yang tidak mau lepas dari kenangan -Kembang Desember- atau jalinan kasih yang datang tanpa permisi.

Terlepas dari itu, teman-teman wajib datang ke sini. Baik untuk belajar, riset, dan semacamnya.

So, let's join us sista.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AJ
AI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini