Bus Wonderful Indonesia di Jerman

Bus Wonderful Indonesia di Jerman

Bus yang mempromsoikan objek wisata Indonesia melintasi gerbang Bradenburg, Jerman | Foto: Kementerian Pariwisata

Bersamaan dengan Internationale Tourismus-Börse Berlin 2019 (ITB 2019), yang berlangsung 6-10 Maret, Kementerian Pariwisata mempromosikan kampanye Wonderful Indonesia di bus Berlin.

Kompas.com melaporkan bahwa promosi tersebut menampilkan tujuan wisata populer di Indonesia, seperti candi Borobudur di Jawa Tengah, Raja Ampat di Papua Barat, Danau Toba di Sumatera Utara dan Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur, dan akan dipajang hingga 31 Maret.

Promosi tersebut ditampilkan di bus dengan intensitas penumpang yang tinggi, seperti yang beroperasi di Tauentzienstraße, Checkpoint Charlie, Galeri East Side, dan rute Lustgarten.

Bus di Berlin yang menampilkan promosi Wonderful Indonesia | Sumber: Kementerian Pariwisata
Bus di Berlin yang menampilkan promosi Wonderful Indonesia | Sumber: Kementerian Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan bahwa upaya tersebut bertujuan untuk menarik perhatian industri pariwisata dunia, yang dikumpulkan di Berlin untuk ITB 2019.

Singkatnya dijelaskan bahwa ITB adalah di antara acara pariwisata yang terbesar, menyatukan grosir, pembeli, dan penjual dari seluruh dunia.

"Kita bisa melihat hasilnya, ini sangat menarik dan mengesankan," kata Arief, menambahkan bahwa banyak orang mengambil foto narsis dengan bis-bis ini sebagai latar belakang.

Itu bukan upaya pertama kementerian untuk mempromosikan Wonderful Indonesia dengan bus. Sebelumnya, kampanye dilakukan di Berlin, London dan Sydney.


Sumber: Jakarta Post

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Indonesia dalam Bazar Diplomatik Palang Marah Thailand Sebelummnya

Indonesia dalam Bazar Diplomatik Palang Marah Thailand

Mereka Diam Karena Buku Selanjutnya

Mereka Diam Karena Buku

0 Komentar

Beri Komentar