• Inilah rekap hasil pertandingan Indonesia di babak 16 besar All England 2019.
  • Indonesia meloloskan wakil lebih banyak ke perempat-final dibanding tahun lalu.
  • Sebanyak tujuh atlet Indonesia lolos ke babak 8 besar.

Kejuaraan bulu tangkis bergengsi tingkat dunia, All England 2019, tengah berlangsung saat ini. Indonesia sebagai salah satu negara kontestan mengirimkan para wakilnya di semua kategori, dan meraih hasil yang bervariasi.

Dilansir dari siaran pers Badmintalk x Good to Go yang diterima GNFI, berikut ini adalah rangkuman hasil Indonesia di All England 2019 pada hari kedua pertandingan, yang memasuki babak 16 besar (R2) pada 7 Maret lalu.

Pencapaian Indonesia di babak 16 besar All England 2019 jauh lebih baik ketimbang di All England tahun lalu. Jika di 2018 ada tiga wakil yang lolos ke perempat-final, kali ini ada tujuh wakil Indonesia yang melaju ke fase tersebut.

Ini diperoleh berkat kemenangan yang diraih di sektor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, yang masing-masing meloloskan dua pasangan. Kemudian di sektor tunggal putra ada satu orang yang lolos ke perempat-final.

Ahsan/Hendra lolos pertama

Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan menjadi pasangan pertama Indonesia yang lolos ke babak selanjutnya, setelah mengalahkan wakil Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov. Babak pertama berlangsung ketat, meskipun awalnya Ahsan/Hendra memimpin jauh. Pertandingan ini berhasil dimenangkan 2 set langsung oleh ganda putra Indonesia dengan skor 21-19 21-18.

Owi/Winny terus berlari

Berpasangan dengan atlet junior, Winny Oktavina, Tontowi Ahmad berhasil mengalahkan peraih medali perak Olimpiade Rio asal Malaysia. Owi/Winny berhasil mengalahkan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying lewat drama set ketiga. Keduanya bermain imbang hingga akhirnya Owi/Winny menang dengan skor 21-15 16-21 23-21. Meski sempat tertinggal 20-21 di set penentu, Owi/Winny berhasil mendapatkan 3 angka berturut-turut hingga memastikan kemenangan mereka.

Ketegangan dan kemenangan Fajar/Rian

Fajar Alfian/M.Rian Ardianto berhasil menyusul seniornya lolos ke babak 8 besar. Mereka berhasil mengalahkan ganda putra muda Tiongkok, Ou Xuangyi/Ren Xiangyu dengan rubber game. Pertandingan berlangsung sangat alot di babak penentu. Adu setting sempat terjadi hingga akhirnya pertandingan dimenangkan Fajar/Rian dengan skor ketat, 13-21 21-19 23-21.

Sejarah terulang lagi bagi Tommy

Tommy Sugiarto berhasil lolos menuju babak 8 besar. Tommy berhasil mengalahkan pemain muda Tiongkok, Huang Yuxiang. Meskipun sempat diganjar kartu merah karena dianggap mengulur waktu permainan, Tommy berhasil lolos ke perempat-final seperti 2013 lalu. Tommy merupakan tunggal putra terakhir sebelum ini yang mampu menembus babak perempat-final All England. Hal ini juga berkat rekannya, Hendra/Ahsan yang mendampingi saat bermain.

Jojo takluk akibat kulit sobek

Jonatan Christie belum berhasil melewati unggulan 7 asal India, Srikanth Kidambi. Setelah bermain apik di babak kedua hingga meninggalkan jauh lawannya, Jojo terpaksa harus mengakui kehebatan Srikanth. Di set ketiga, Jojo sempat mendapat pertolongan medis seusai mengalami sobek di kaki bagian jari telunjuknya. Hal ini mengakibatkan pergerakan Jojo melambat sehingga kalah dari Srikanth.

Dominasi Ketut/Rizki

Ni Ketut Mahadewi/Rizki Amelia Pradipta berhasil mengalahkan ganda putri asal Korea Selatan, Chang Ye Na/Jung Kyung Eun. Dengan waktu yang sangat singkat, hanya 34 menit, mereka berhasil memaksa pasangan korea angkat koper lebih awal. Pertandingan berlangsung dengan dominasi pasangan baru Indonesia ini. Ketut/Rizki berhasil melaju ke delapan besar dengan skor telak, 21-13 dan 21-11. Chang/Jung sebelumnya telah mengalahkan unggulan 2 asal Jepang, Misaki/Ayaka.

Greysia/Apriyani juga melaju di ganda putri

Greysia Polii/Apriani Rahayu berhasil mengantongi tiket perempat-final setelah mengalahkan pasangan muda Tingkok, Dong Wenjing/Feng Xueying. Pertandingan didominasi pasangan Indonesia berperigkat 4 dunia ini. Pertandingan berakhir dengan skor telak, 21-10 dan 21-12. Di laga berikutnya Greysia/Apriani menghadapi musuh bebuyutan mereka, Chen Qingchen/Jia Yifan yang berperingkat 5 dunia.

Dilengkapi Praveen/Melati

Satu tiket perempat-final terakhir diraih oleh Praveen Jordan/Melati Octavianti usai kalahkan pasangan asal Jerman, Mark Lamfuss/Isabel Hettrich. Pertandingan berakhir dengan skor 21-11 dan 21-17. Di perempat-final, Praveen/Melati akan menantang unggulan 4 asal Thailand, Dechapol/Sapsiree. Di atas kertas pasangan Thailand ini unggul dengan mengoleksi 2 kemenangan.**

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu