Wanita Surabaya Ini Terpilih Bersama 20 Wirausahawan dari 6 Negara Lainnya di 2019 EY Entrepreneurial Winning Women ™ Asia-Pacific

Wanita Surabaya Ini Terpilih Bersama 20 Wirausahawan dari 6 Negara Lainnya di 2019 EY Entrepreneurial Winning Women ™ Asia-Pacific

CEO PT Dutakom Wibawa Putra, ibu Caroline Gondokusumo saat menyampaikan kata sambutan di acara id.connect : Hello Digital Inspiration © Foto: Rizkia Yulianti (GNFI)

Firma layanan profesional multinasional EY telah memilih 21 wirausahawan perempuan dari tujuh negara, yaitu Australia, Tiongkok, Indonesia, Sri Lanka, Korea Selatan, Jepang, dan Vietnam untuk bergabung dengan program 2019 EY Entrepreneurial Winning Women ™ Asia-Pacific, yang dijadwalkan akan berlangsung di Kota Ho Chi Minh, Vietnam, dari 8 hingga 9 April.

Sumber: EY
Sumber: EY

Di antara peserta yang dipilih adalah Caroline Gondokusuomo, pendiri dan CEO PT Dutakom Wibawa Putra, sebuah perusahaan penyedia layanan internet nirkabel (WISP) yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur.

Caroline Gondokusumo | Sumber: MargaGo
Caroline Gondokusumo | Sumber: MargaGo

Bekerja di bawah brand D ~ Net, perusahaan ini disebut berkontribusi untuk meningkatkan sistem pendidikan melalui teknologi informasi dan memberdayakan perusahaan dan masyarakat dengan solusi terkait internet.

Menurut pernyataan yang dikutip dari The Jakarta Post, Caroline bertujuan untuk berkontribusi pada "Making Indonesia 4.0", sebuah program yang berupaya menghubungkan desa-desa terpencil di negara ini melalui internet.

Dalam program 2019 EY Entrepreneurial Winning Women ™ Asia-Pacific, Caroline akan terlibat dalam berbagai kegiatan yang dirancang untuk memperkuat keterampilan budaya dan komersial. Kegiatan ini juga akan memungkinkannya mempelajari nuansa berbisnis di negara tuan rumah.

Para peserta konferensi yang dipilih untuk mengikuti 2019 EY Entrepreneurial Winning Women ™ Asia-Pacific | Sumber: EY
Para peserta konferensi yang dipilih untuk mengikuti 2019 EY Entrepreneurial Winning Women ™ Asia-Pacific | Sumber: EY

Para pengusaha yang dipilih untuk program ini dilaporkan menjalankan perusahaan dengan pertumbuhan tinggi di berbagai sektor, termasuk teknologi, e-commerce, desain, mode, investasi, teknik, media, dan konsultasi, dengan pendapatan gabungan lebih dari 1,8 miliar dolar Amerika pada tahun 2018.

Mitra pelaksana negara Indonesia Hari Purwantono mengatakan, “Sejumlah besar pengusaha perempuan telah bermunculan dalam perekonomian negara dan bisnis mereka menunjukkan potensi nyata untuk ditingkatkan. EY bangga menjadi bagian dari perjalanan mereka, membantu para wanita ini tumbuh dan memperkuat bisnis mereka. Karena program ini difokuskan untuk mendukung perempuan dalam perjalanan pertumbuhan mereka, proses krusialnya adalah memberi mereka akses ke jaringan pengembangan bisnis dan teladan yang menginspirasi.”


Sumber: Jakarta Post

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Perwujudan Beralih Dari Bahan Bakar Fosil ke Biodiesel Semakin Nyata Sebelummnya

Perwujudan Beralih Dari Bahan Bakar Fosil ke Biodiesel Semakin Nyata

Mereka Diam Karena Buku Selanjutnya

Mereka Diam Karena Buku

0 Komentar

Beri Komentar