Dari Kumuh, Kini Jadi Kebun Bonsai

Dari Kumuh, Kini Jadi Kebun Bonsai

Ilustrasi pohon bonsai © Sumber: Jasa Tukang Taman

Sebuah kelompok masyarakat di Depok telah mengubah area kumuh menjadi taman pohon bonsai. Bonsai adalah seni Jepang dan Tiongkok dalam menumbuhkan pohon dan semak halus menjadi pohon hias mini.

Taman seluas 6.000 meter persegi, terletak di Jl. Pertamina di Depok, Jawa Barat, dan didirikan pada tahun 2013 oleh sebuah kelompok yang menamakan dirinya Komunitas Kampung Kita Depok (K3D), diyakini sebagai yang terbesar kedua di Jabodetabek setelah yang ada di Pluit, Jakarta Utara.

Pemimpin K3D Bowo mengatakan daerah kumuh daerah yang dulu terkenal karena orang-orang yang minum alkohol dan melakukan "tindakan tidak senonoh".

Pohon Bonsai di Jl. Pertamina, Depok, Jawa Barat | Foto: Chintya Lova / Kompas
Pohon Bonsai di Jl. Pertamina, Depok, Jawa Barat | Foto: Chintya Lova / Kompas

"Tempat ini bahkan digunakan oleh orang-orang untuk membuang sampah mereka. Anda dapat membayangkan betapa kotornya tempat itu,” kata Bowo dikutip dari kompas.com pada hari Sabtu.

Komunitas tersebut kemudian mengambil inisiatif untuk mengubah situs itu, dan saat ini menampung ribuan pohon mini untuk dinikmati warga. Pertunjukan oleh berbagai komunitas seni juga meramaikan area di sore hari.

Banyak pohon di situs tersebut telah dipamerkan di pameran domestik dan internasional, kata Bowo, menambahkan bahwa benih dijual dengan harga rendah Rp 100 menjadi Rp 500.

Dia mengatakan dia bermaksud mengubah situs itu menjadi taman bonsai terbesar di negara ini.


Sumber: Jakarta Post

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Biennale Jogja Hadir Kembali dengan Konsep Berbeda, Mengilhami Produk Tetangga Sebelummnya

Biennale Jogja Hadir Kembali dengan Konsep Berbeda, Mengilhami Produk Tetangga

Menyelisik Manfaat Energi Terbarukan Selanjutnya

Menyelisik Manfaat Energi Terbarukan

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.