Sebuah perusahaan fintech bidang peer-to-peer lending, Investree, berencana akan melakukan ekspansi ke luar negeri. Negara yang akan ditargetkan adalah Thailand dan Filipina.

Dikutip dari kontan, Co-Founder dan CEO PT Investree, Radhika Jaya Adrian Gunadi mengatakan, pada bulan Thailand ini akan di launching di Thailand. Sedangkan Filipina akan direncanakan pada semester dua 2019.

Investree akan membentuk joint venture untuk menyukseskan ekspansi tersebut dengan mitra lokal, namun masih tetap menggunakan brand Investree. Pihaknya akan menyiapkan bisnis model, produk, dan teknologi.

Investree tetap akan membidik pembiayaan kepada supply chain seperti di Indonesia.

Sumber : Techinasia ID

Pada tahun 2018 lalu, Investree menjajal pasar fintech di Vietnam dengan melakukan kerja sama dengan mitra lokal anak usaha salah satu bank di Vietnam. Pihaknya menyalurkan pembiayaan sebesar Rp. 1,7 triliun.

Pada minggu pertama Maret 2019, Investree telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 2,1 triliun.

"Menurut kita pertumbuhan tahun ini bisa mencapai Rp 2,5 triliun. NPLnya sekarang masih 0,00 sekian persen. NPL nya masih bisa kita jaga. Karena kita mainnya lebih aman, karena menggunakan model supply chain," jelas Adraian dikutip dari kontan.

Investree juga akan menandeng ecommerce Syariah. Karena pihaknya akan mendorong pembiayaan ke online seller financing shariah.

--

Sumber : Kontan.co.id

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu