Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA - Indonesian E-Commerce Association) memproyeksikan negara ini akan memiliki dua decacorn - start-up bernilai lebih dari US $ 10 miliar - dan lebih banyak unicorn tahun ini, sebagaimana ditunjukkan oleh pertumbuhan pesat beberapa start-up.

Ketua IdEA Ignatius Untung mengatakan pada hari Jumat bahwa perusahaan transportasi online Go-Jek telah mencapai status decacorn tersebut, dan bahwa platform e-commerce Tokopedia diproyeksikan menyusul.

Ignatius mengatakan Go-Jek menjadi dekakorn setelah menerima beberapa suntikan modal, termasuk yang terbaru dari kelompok bisnis yang terdiversifikasi PT Astra International. Dia menambahkan bahwa Tokopedia saat ini bernilai sekitar 7 miliar dolar Amerika.

“Jadi Tokopedia berpotensi menjadi dekakorn. Tetapi saya tidak yakin apakah akan tercapai di tahun ini atau tahun depan," kata Ignatius seperti dikutip oleh kontan.co.id.

Mengenai kelahiran lebih banyak unicorn, Ignatius mengatakan bahwa walaupun ia tidak dapat menyebutkan nama perusahaan, mereka termasuk perusahaan dompet digital (e-wallet), agen perjalanan online (OTA), dan start-up layanan kesehatan.

Go-Jek adalah salah satu dari empat perusahaan baru di Indonesia yang bernilai lebih dari 1 miliar dolar tahun lalu, bersama dengan Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sebelumnya bahwa Indonesia dianggap sebagai negara maju di Asia Tenggara, karena negara ini adalah tempat kelahiran empat dari tujuh unicorn di wilayah Asia Tenggara.


Sumber: Jakarta Post

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu