• Salah satu faktor penting dalam kemajuan sektor transportasi massal di sejumlah negara, mengacu pada angkutan jalan yang ramah lingkungan
  • Jakarta akan segera menghadirkan angkutan yang bebas emisi dan ramah lingkungan. PT Transportasi Jakarta berencana menguji coba bus listrik pada Mei 2019
  • Dua unit bus ditampilkan di JIEXPO 2019. Bus pertama disuplai oleh MAB (perusahaan bus listrik Indonesia), sedangkan bus kedua bermerek BYD, produsen mobil dari Tiongkok.

Tak dipungkiri, salah satu faktor penting dalam kemajuan sektor transportasi massal di sejumlah negara, mengacu pada angkutan jalan yang ramah lingkungan. Di berbagai negara, konsep ramah lingkungan ini telah menjadi arus utama di berbagai sektor, salah satunya di sektor transportasi publik.

Tak ketinggalan, kini Jakarta akan segera menghadirkan angkutan yang bebas emisi dan ramah lingkungan. PT Transportasi Jakarta berencana menguji coba bus listrik pada Mei 2019. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana menguji coba operasional bus listrik buatan dalam negeri dari PT Mobil Anak Bangsa (MAB) dan produk asal China yakni BYD Auto Co Ltd. Rencana pengujian itu tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BYD, MAB, RAC-Danfoss, dan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam acara Busworld South East Asia 2019 di Jiexpo, Jakarta.

sumber gambar: Viva.co.id
Caption

"Di dalam forum ini juga kita putuskan untuk menunjukkan bahwa Trans Jakarta sesuai arahan Gubernur DKI, Bapak Anies Baswedan di Januari 2019, menyiapkan diri untuk menguji coba kendaraan listrik di operasional TransJakarta. Karena tanpa memulai, bus listrik hanya akan menjadi wacana. Hari ini para partner yang ada di sini bersepakat bahwa wacana itu harus direalisasikan," ucapnya.

Di Jiexpo, dua unit bus sudah ditampilkan,. Secara tampilan interior, kedua bus listrik ini punya desain bagian dalam sama seperti bus kota pada umumnya. Konfigurasi kursinya 2-2, dengan pegangan tangan yang banyak di tiang atas. Kedua bus ini juga sudah dilengkapi kursi khusus untuk penyandang disabilitas.

Sementara untuk tampilan luarnya, kedua bus ini mengusung warna biru dan hijau dengan gradasi biru muda, yang seolah ingin menyampaikan bahwa ini adalah transportasi umum ramah lingkungan. Bus pertama berwarna biru disuplai oleh MAB (perusahaan bus listrik Indonesia), sedangkan bus kedua yang berwarna hijau 'lime' bermerek BYD.

"Wacana (penggunaan bus listrik) itu harus direalisasikan. Unit yang sudah ada akan dilakukan pengujian sesuai regulasi. Jika memenuhi syarat, kami akan mengoperasikannya di jalanan Jakarta," ujar Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono selepas penandatanganan MoU itu.

Sumber: Republika | Grid Oto | PT Transjakarta | Detik Oto

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu