Menjadi Pebisnis Besar di Bidang Agribisnis

Menjadi Pebisnis Besar di Bidang Agribisnis

Ilustrasi areal persawahan © Daniel Klein/Unsplash

  • AYO Indonesia bersama Yayasan PIKIR mengadakan seminar nasional bertema agribisnis.
  • Seminar diadakan di Universitas Swadaya Gunung Jati.
  • Ini merupakan kali kedua seminar tersebut diadakan di Unswagati, setelah yang pertama di tahun 2016.

Agribiz Youth Organization (AYO) bareng Yayasan Pusat Inovasi dan Kemandirian Indonesia Raya (PIKIR), sedang mencari talenta muda di bidang agribisnis untuk didorong menjadi pebisnis besar, terutama untuk yang memiliki produk di bidang agri.

Langkah untuk mewujudkannya dimulai dengan mengadakan seminar nasional bertajuk “Membangun Ekosistem Agribisnis Demi Kedaulatan Pangan” pada Kamis (21/3) lalu. Seminar ini bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati).

Hadir sebagai pembicara adalah Wahyu Indra dan Adie Marzuki dari PIKIR Institute. Keduanya tergabung dalam IKAMAJA (Indonesian Young Farmers Leader Training Program in Japan). Kegiatan ini adalah yang kali kedua diadakan di Unswagati, usai yang pertama di tahun 2016.

“Selain mengadakan roadshow ke Unswagati termasuk ke UGM Yogyakarta dan IPB, kami dari AYO Indonesia juga menyambut baik inisiatif kerja sama yang akan dilakukan dengan pihak Dekanat Fakultas Pertanian Unswagati Cirebon. Ini sangat penting dilakukan agar Unswagati sebagai lembaga pendidikan yang terdepan dalam mentranformasi perubahan yang baik di tengah masyarakat,” ucap Ketua AYO Indonesia, Kurniawan T. Arief, dalam siaran pers yang diterbitkan AYO Indonesia.

Usai kegiatan ini, AYO Indonesia dan PIKIR akan menjalin kerja sama dengan Fakultas Pertanian Unswagati untuk melanjutkan kerja sama terkait Inkubator Agribisnis dan penjajakan kerja sama sertifikasi profesi berbasis SKKNI di bidang pertanian.

Mengingat kedua hal tersebut telah menjadi kebutuhan yang mendesak bagi pengembangan kapasitas lembaga bisnis dan SDM di bidang pertanian.

Dekan Fakultas Pertanian Unswagati juga menyambut baik usulan kerja sama ini.

“Kita harus sama-sama mengupayakan yang terbaik bagi masyarakat pertanian terutama di wilayah Cirebon. Dengan adanya AYO Indonesia, diharapkan dapat menjadi pendukung utama program peningkatan kapasitas mahasiswa pertanian di Unswagati maupun praktisi agribisnis. Roadshow Agribiz Challenge 2019 ini pun sangat penting untuk menjaring inovasi yang ada di masyarakat.” ujar Dr. Achmad Faqih, Sp., MM.**

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Pertama di Indonesia, "Accelerice" Pusat Pengetahuan dan Inovasi Makanan Sebelummnya

Pertama di Indonesia, "Accelerice" Pusat Pengetahuan dan Inovasi Makanan

Menyambut Kembali Maskot Ibu Kota yang Sempat Hilang Selanjutnya

Menyambut Kembali Maskot Ibu Kota yang Sempat Hilang

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.