Restoran di Bali Ini Merupakan Restoran Paling Sadar Lingkungan di Asia

Restoran di Bali Ini Merupakan Restoran Paling Sadar Lingkungan di Asia

Restaurant Locavore di Ubud Bali © Sumber: Bali

Restoran yang berbasis di Bali, Locavore, membawa pulang Penghargaan Restoran Berkelanjutan Asia dan mempertahankan namanya sebagai restoran terbaik di Indonesia pada upacara penghargaan 50 Restoran Terbaik Asia tahun 2019 di Makau, Tiongkok, pada hari Selasa.

Daftar ini disusun oleh 50 Best Restaurants Academy di Asia, sebuah kelompok berpengaruh yang terdiri dari lebih dari 300 pemimpin di industri restoran di seluruh Asia.

“Locavore memenangkan Penghargaan Restoran Berkelanjutan di Asia, dihargai sebagai restoran dengan peringkat tanggung jawab sosial dan lingkungan tertinggi, sebagaimana ditentukan oleh mitra audit Food Made Good,” ujar Asia’s 50 Best Restaurants mengatakan dalam siaran pers.

Kemenangan manis: Koki Locavore Eelke Plasmeijer (tengah) dan Ray Adriansyah (kiri) menerima gelar Restoran Terbaik di Indonesia dan Penghargaan Restoran Berkelanjutan di upacara penghargaan 50 Restoran Terbaik 2019 Asia di Macau, Tiongkok, pada hari Selasa | Sumber: the Asia’s 50 Best Restaurants

Locavore tetap menjadi satu-satunya restoran Indonesia yang ada di daftar bergengsi tersebut, memberikannya gelar Restoran Terbaik di Indonesia.

Sementara Locavore membawa pulang dua penghargaan tahun ini, peringkatnya di daftar 50 Restoran Terbaik Asia turun secara signifikan dari 21 tahun lalu menjadi 42.

“Biarkan itu menjadi alasan untuk bangkit lebih cepat! Sangat bangga dengan tim yang bekerja terkeras di Asia,” tulis Locavore di posting Instagram-nya. “Terima kasih, semuanya, atas dukungan dan apresiasi Anda. Sekarang ayo kita mencapai yang lebih tinggi lagi!"

Terletak di dataran tinggi Ubud di Bali, Locavore dikenal dengan hidangannya yang luar biasa dengan hanya menggunakan bahan-bahan lokal. Koki Locavore Eelke Plasmeijer dan Ray Adriansyah menerapkan praktik ramah lingkungan baik di dalam maupun di luar dapur mereka.

Makanan yang dihidangkan di Locavore | Foto: Rupert Singleton
Makanan yang dihidangkan di Locavore | Foto: Rupert Singleton

Seperti dijelaskan di situs resminya, Locavore menggunakan semua limbah dapur yang dapat dimakan untuk memberi makan babi atau membuat kompos untuk kebun sayurnya. Limbah yang tersisa dipilah dan didaur ulang oleh Eco Bali Recycling. Locavore menggunakan kayu daur ulang untuk membangun restorannya dan memasang panel surya pasif di atapnya untuk mengurangi konsumsi listrik setidaknya 50 persen.

Sementara itu, restoran makan Prancis Singapura Odette naik lima tempat untuk mengklaim tempat teratas dalam daftar tersebut, menggeser Bangkok Gaggan, yang telah menjadi restoran No. 1 selama empat tahun terakhir.

Gaggan harus puas dengan posisi runner-up, diikuti oleh Den asal Jepang dan Suhring asal Bangkok. Menempati posisi lima teratas adalah restoran Prancis yang berbasis di Tokyo, Florilege.


Sumber: Jakarta Post

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Indonesia Raih Transaksi Rp 3,8 Miliar dalam Pameran Golf Singapura Sebelummnya

Indonesia Raih Transaksi Rp 3,8 Miliar dalam Pameran Golf Singapura

Warganet Siap Lawan Hoax Sampai Akarnya Guna Mewujudkan Pembangunan Indonesia! Selanjutnya

Warganet Siap Lawan Hoax Sampai Akarnya Guna Mewujudkan Pembangunan Indonesia!

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

I work here because I value positivity. In the midst of social media era I wish that everyone builds harmony through positivity, so I start from myself.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.