Ingin Belajar Jadi Bos Di Industri Penerbangan? UI Buka Program Studinya!

Ingin Belajar Jadi Bos Di Industri Penerbangan? UI Buka Program Studinya!

Pexels

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Untuk Kawan GNFI yang ingin belajar bagaimana industri penerbangan, Universitas Indonesia bekerja sama dengan Coventry University, Inggris membuka Program studi Joint MM-MBA Manajemen Industri Penerbangan atau MM Aviasi.

Rifelly Dewi Astuti, selaku Juru Bicara UI, mengatakan, Industri penerbangan Indonesia telah berkembang pesat dan sangat bergairah. Itu yang menjadi alasan UI meresmikan program itu.

Joint MM-MBA Aviasi FEB UI adalah program pertama dan satu-satunya yang tersedia Indonesia. Dikutip dari situs resmi UI, program ini berfokus menghasilkan dan mengembangkan future leader di bidang bisnis penerbangan. Program Fakultas ini juga berakreditasi A serta telah mengantongi akreditas internasional, yakni The Alliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow (ABEST21).

"Pendaftaran MM Aviasi angkatan pertama melalui SIMAK UI (Seleksi Masuk UI) yang akan dibuka pada Juni 2019 di laman penerimaan.ui.ac.id. Kuliah perdana akan dilaksanakan pada September 2019," kata Rifelly yang dikutip dari Tempo.co

Pada program studi ini, mahasiswa akan dibekali hal-hal penting di dalam pengelolaan sebuah perusahaan yang bergerak di industri penerbangan. Selain itu, para mahasiswa juga akan mempelajari komponen manajamen aviasi di antaranya pelayanan penerbangan, sumber daya manusia dan struktur organisasi, keuangan, keamanan, teknologi, inventory dan komponen lainnya.

Dikutip dari Tempo.co, Riffely menuturkan, perkuliahan dilakukan selama 4 semester atau setara dengan 2 tahun di Gedung MM FEB UI kampus Salemba. Dengan terjalinnya kerja sama Coventry University, mahasiswa MM FEB UI akan menerima pengajaran dari para dosen FEB UI serta dosen dari Coventry University.

"Diharapkan dibukanya peminatan MM Aviasi, para lulusannya dapat memenuhi kebutuhan market akan pemimpin di industri penerbangan yang kredibel dan
berdaya saing global," ujarnya

Diresmikan pada 22 Maret 2019 di Kedutaan Besar Inggris, Kuningan, Jakarta, acara ini dihadiri oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste Moazzam Malik, Dekan FEB UI Ari Kuncoro dan Associate Head of School Commercial & Enterprise, School of Mechanical, Aerospace & Auto Engineering, Coventry University Jenni Fernando.

--

Sumber : Tempo.co, TribunNews

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga71%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang14%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau14%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Tokopedia Bangun Pusat Pengembangan AI bareng Universitas Indonesia Sebelummnya

Tokopedia Bangun Pusat Pengembangan AI bareng Universitas Indonesia

Sejarah Hari Ini (1 April 1905) - Batavia Meluas Usai Ubah Nama Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (1 April 1905) - Batavia Meluas Usai Ubah Nama

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.