Tabanan dan Segudang Keistimewaan

Tabanan dan Segudang Keistimewaan

Ni Putu Wiryastuti di program GoodTalk Plus GNFI © GNFI

  • Mengulik segudang keistimewaan yang dimiliki kabupaten Tabanan di Bali.
  • Program-program di kabupaten ini dijelaskan langsung oleh bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti.
  • Beliau membeberkannya di segmen GoodTalk Plus

Kabupaten yang terletak sekitar 35 kilometer dari barat kota Denpasar ini memiliki segudang keistimewaan. Sebagai salah satu kabupaten yang paling inovatif di Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti selaku bupati Tabanan membeberkan hasil kerja dan program-programnya di segmen GoodTalk Plus.

Wanita yang lahir di Tabanan 43 tahun lalu ini dengan bangga menyebut Tabanan adalah tempat yang memorable. “Tabanan susah dilupakan, dan Tabanan adalah tempat yang harus sering dikunjungi,” ucapnya.

Ia berkata demikian karena di Tabanan terdapat beragam keistimewaan. Di kabupaten pimpinannya tersebut, ada Tari Pendet yang populer, dan telah melahirkan orang-orang ternama seperti Pak Nuarta pematung Garuda Wisnu Kencana (GWK), Pak Wianta seorang pelukis kondang, dan I Ketut Maria pendiri Gedung Mario.

Adanya faktor-faktor tersebut membuatnya bermimpi, ketika kata Tabanan diucapkan, yang terlintas di pikiran orang adalah tempat yang penuh keistimewaan sehingga tidak mudah dilupakan.

BACA JUGA: Sustainism Lab, Cara Trendi Kelola Sampah Sendiri di Bali

Tabanan dan UMKM-nya

Tak hanya tentang pariwisata, potensi di kabupaten seluas 839,3 m2 ini juga menyangkut perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ni Putu Wiryastuti menuturkan, bentuk dukungan Tabanan pada UMKM adalah menyertakan mereka di setiap acara.

“Kita perankan mereka dan ikut sertakan mereka di setiap kegiatan apapun. Misalnya, contoh setiap festival, setiap HUT kota,” terangnya.

Kebetulan dalam waktu dekat akan diselenggarakan Festival Tanah Lot dan Festival Le Jaungan. Acara-acara itu dapat digunakan untuk memperkenalkan UMKM pada masyarakat, yang nantinya juga dapat menjadi identitas kabupaten Tabanan dan bagi UMKM itu sendiri.

Kemudian juga ada rencana dari BUMDA untuk membuat bisnis kuliner, dengan menempatkan pedagang-pedagang kuliner yang terkenal kelezatan makanannya tapi terkendala keterbatasan tempat, untuk dikumpulkan di sebuah tempat.

BACA JUGA: Restoran di Bali Ini Merupakan Restoran Paling Sadar Lingkungan di Asia

“Mudah-mudahan tahun depan bisa terwujud, dan kita buat di setiap destination. Di setiap DTW yang kita punya. Daerah Tujuan Wisata yang sudah dikenal banyak orang di sana kita akan promosikan,” urai Ni Putu Wiryastuti.

Program-program yang dicanangkan bupati Tabanan tentunya butuh perencanaan matang dalam pengerjaan dan mengantisipasi tantangan.

Lalu bagaimana Ni Putu Wiryastuti melakukannya?

Simak penjelasan dari beliau dengan peningkatan kualitas UMKM, memerangi sampah plastik, dan impiannya untuk Tabanan 50 tahun ke depan, dalam video selengkapnya di bawah ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kenikmatan Durian di Desa Blimbing Sebelummnya

Kenikmatan Durian di Desa Blimbing

3 Bandara Indonesia Masuk 10 Bandara Tepat Waktu Asia Tenggara oleh OAG Bulan April Selanjutnya

3 Bandara Indonesia Masuk 10 Bandara Tepat Waktu Asia Tenggara oleh OAG Bulan April

0 Komentar

Beri Komentar