Cari Data Kesehatan Indonesia? Semua Ada di Mata Data!

Cari Data Kesehatan Indonesia? Semua Ada di Mata Data!

Halaman muka di www.mata-data.com © Humas dan KIP UI

  • Perkenalkan, www.mata-data.com. Situsweb dengan data lengkap tentang kesehatan di wilayah Indonesia.
  • Situsweb ini dapat menyajikan data jadi lebih mudah dipahami dan lengkap.
  • Mata Data digagas oleh tiga orang di Tim Pengabdi Masyarakat FKUI.

Persoalan bagi para pemangku kepentingan di dunia kesehatan yang kerap kesulitan mencari data tentang kesehatan di wilayah Indonesia, tampaknya akan segera teratasi, Solusinya adalah situsweb www.mata-data.com.

Situs web www.mata-data.com merupakan sebuah inovasi penyajian data kesehatan nasional dalam bentuk visualisasi data interaktif. Dengan membuka situs tersebut, maka ragam data kesehatan di Indonesia, yang pada awalnya dalam bentuk tabel raksasa yang sulit dipahami, akan menjadi lebih mudah dimengerti.

Contohnya, jika butuh data prevalensi Penyakit Menular DBD, Malaria, Filariasis, dan lainnya dalam mengambil keputusan, akan sangat terbantu dengan data lengkap, nyaman, dan mudah dipahami di Mata Data.

Jadi, pihak yang berkepentingan terhadap dunia kesehatan dapat membuat keputusan yang terinformasi. Selain itu, diharapkan masyarakat dapat secara mandiri mencari informasi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Tampilan grafik di Mata Data | Foto Humas dan KIP UI

BACA JUGA: Delegasi UI Juara 1 Kompetisi Bisnis di Korea

Situsweb ini menampilkan data yang spesifik dari Indonesia dan terbagi dalam provinsi-provinsi. Adapun data yang ditampilkan di antaranya status gizi, penyakit menular, penyakit tidak menular, jumlah perokok setiap hari, kesehatan ibu, dan lai-lain.

Data ditampilkan dalam bentuk visual yang mudah dipahami serta dapat ditelurusi di setiap wilayah/provinsi yang ada di Indonesia.

Sumber data diperoleh dari institusi terpercaya, yaitu Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan, dan Badan Pusat Statistik. Data tersebut merupakan hasil survei nasional yang dilaksanakan di tahun-tahun tertentu.

BACA JUGA: Di Lomba Ini, UI Sejajar dengan Stanford dan Harvard University

Situsweb mata-data.com digagas oleh dr. Rodri Tanoto, MSc, dr. Levina Chandra Khoe, MSc, dan Dr. dr. Retno Asti Werdhani, M.Epid. Mereka tergabung dalam Tim Pengabdi Masyarakat dari Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

“Gagasan utama kami adalah agar bukti-bukti penelitian kesehatan yang tersedia untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Selama ini hasil penelitian hanya tersimpan di dalam komputer atau lemari, tetapi tidak tersampaikan kepada masyarakat yang menjadi penerima manfaat.” Ungkap dr. Rodri, dalam keterangan resminya.

“Ada proses komunikasi yang terputus antara pelaku peneliti dengan penerima manfaat, karena itu visualisasi data ini diharapkan dapat menjembatani komunikasi tersebut. Data yang ditampilkan dalam grafik atau skema peta dapat lebih mudah dipahami oleh masyarakat dan menjadi metode yang sesuai untuk menyajikan "cerita kesehatan" kepada berbagai kelompok,” pungkasnya.**

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Pertama di Indonesia, Rekomendasi Produk di E-Commerce Sebelummnya

Pertama di Indonesia, Rekomendasi Produk di E-Commerce

7.000 km Jalur Baru Kereta Api Akan Dibangun hingga 2030 Selanjutnya

7.000 km Jalur Baru Kereta Api Akan Dibangun hingga 2030

0 Komentar

Beri Komentar