Dua Operator Indonesia Ini Sudah Mulai Menyiapkan 5G

Dua Operator Indonesia Ini Sudah Mulai Menyiapkan 5G
info gambar utama

Dua operator telekomunikasi Indonesia, Indosat dan XL, telah menyiapkan infrastruktur penunjang layanan 5G. Rencananya, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) akan menetapkan frekuensi untuk jaringan internet generasi kelima tersebut pada bulan Oktober 2019.

Kustanto, selaku GH Network Strategy, Architecture, and Sollution Indosat Ooredoo mengatakan, kesiapan infrastruktur untuk 5G telah sampai 30%, yakni pada Base Transceiver Station (BTS) yang telah menggunakan fiber optik. Pada November 2018 lalu, Indonesia sudah menguji coba layanan 5G berbasis 3D Augmented Reality (AR) yang bekerja sama dengan Ericsson. Uji coba tersebut, kecepatan internet Indosat berhasil menyentuh angka 23 Gbps.

Sementara itu, XL Axiata sudah mengalokasikan 50% dari belanja modal (capital expenditure/capex) untuk peningkatan kapasitas jaringan. XL Axiata menyiapkan sebesar Rp.7,5 triliun dan membangun jaringan simplified transport untuk mendukung fiberisasi seluruh jaringan miliki perusahaan.

Kemenkominfo saat ini sedang mengkaji frekuensi yang bisa digunakan untuk jaringan 5G. Terdapat tiga pilihan, yakni 3,5 Ghz, 2,8 Ghz, dan 2,6 Ghz.

Ismail, selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo juga menyampaikan, frekuensi untuk jaringan 5G kan ditetapkan setelaj konferensi Radio Dunia di Mesir pada Oktober 2019 nanti. Namun, rencananya akan menggunakan frekuensi 3,5 Ghz.

“Kami akan atur frekuensi di 3,5 Ghz yang digunakan satelit dan 5G itu bisa digunakan bersama-sama,” katanya yang dikutip dari Antara.

--

Sumber : Katadata, Antara.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini