NTT Tidak Melulu Taman Nasional Komodo!

NTT Tidak Melulu Taman Nasional Komodo!

Pantai Koka © Sumber: Coast of Paradise

Dari semua tujuan wisata indah di seluruh nusantara, Nusa Tenggara Timur menonjol karena kekayaan keindahan alamnya yang seolah tak ada habisnya.

Meskipun destinasi terkenal di dunia seperti Taman Nasional Komodo telah secara tepat menempatkan NTT di peta pariwisata global, pantai dan gua terpencil yang tersebar di seluruh Kabupaten Sikka merupakan lokasi yang membuatnya harus dikunjungi di kalangan wisatawan.

Di antara pantai-pantai ini adalah Pantai Koka di desa Wolowiro, sekitar 35 kilometer dari Maumere, ibukota kabupaten.

Pantai Koka, yang populer di kalangan wisatawan sebagai irisan surga di bumi, tidak dapat disalahartikan sebagai tujuan panorama biasa, karena menawarkan sejumlah atraksi alam yang sedikit diketahui yang menunggu untuk ditemukan oleh wisatawan yang penasaran.

Para wisatawan berkemah di Bukit Rodja | Sumber: YouTube
Para wisatawan berkemah di Bukit Rodja | Sumber: YouTube

Bukit Rodja dan Ndate Sare, yang membentang di sayap barat dan timur pantai, menjadikannya pemandangan yang tak terlupakan. Bukit-bukit ini membuat pantai tampak lebih seperti kantong surga yang ajaib.

Di kaki bukit Rodja, bagi pencari sensasi menegangkan; sebuah gua alam dijuluki Lia Wio, mungkin menjadi alternatif yang patut dikunjungi saat air surut. Gua, yang memiliki kedalaman gua sekitar 500 meter, diisi dengan formasi mineral berbentuk es yang disebut stalaktit.

Bukit Ndate yang bertetanggaan juga merupakan habitat keunikan lokal. Penduduk setempat menganggap bukit itu sebagai tempat suci, yang hanya memberi jalan masuk bagi beberapa orang terpilih. Menurut penduduk setempat, ada bunker militer Jepang terlantar dari Perang Dunia II di kaki bukit.

Lanskap Pantai Koka | Sumber: Travelingyuk
Lanskap Pantai Koka | Sumber: Travelingyuk

Pantai itu sendiri adalah pemandangan yang berharga untuk dilihat. Wisatawan yang cermat akan melihat bahwa garis pantai yang melingkari pantai menyerupai angka tiga. Pasir putih bak mutiara, ditambah dengan air biru kehijauan, membuat panorama yang tak terlupakan.

Jiwa petualang mungkin tertarik untuk menjelajah, menyeberangi pantai, mengunjungi pulau kecil yang dijuluki Nusa Koka. Pulau ini dikatakan penuh dengan makhluk mitologi ular bergaris. Menurut cerita rakyat setempat, ular tersebut adalah anggota awak kapal yang terdampar di pantai beberapa dekade lalu. Oleh karena itu, penduduk setempat tidak pernah melukai ular karena mereka dikatakan sebagai bejana jiwa manusia.

Kepala Dinas Pariwisata Sikka Kensius Didimus mengatakan bahwa selain Koka, kabupaten ini mempromosikan beberapa pantai eksotis lainnya seperti Kajuwulu, Waiara, dan Pangabatan.

Pantai Kajuwulu | Sumber: rdhbeyondtravel
Pantai Kajuwulu | Sumber: rdhbeyondtravel

"Pantai di daerah ini masih belum terjamah [oleh wisatawan]; dan memancarkan keindahan alam,” kata Kensius seperti dikutip dari The Jakarta Post.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa kabupaten ini telah mencatat peningkatan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun internasional, selama bertahun-tahun, berkat daya tarik pantai.


Sumber: Jakarta Post

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Sejarah Pulau Jawa Hadir di Bantul Dalam Bentuk 4D, Bagaimanakah? Sebelummnya

Sejarah Pulau Jawa Hadir di Bantul Dalam Bentuk 4D, Bagaimanakah?

Ragam Sate dari Bali dan Lombok Selanjutnya

Ragam Sate dari Bali dan Lombok

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

I work here because I value positivity. In the midst of social media era I wish that everyone builds harmony through positivity, so I start from myself.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.