Mahasiswa UM Ciptakan Alat Deteksi Maling Helm

Mahasiswa UM Ciptakan Alat Deteksi Maling Helm

Nur Indah Agustina, Deni Ainur Rokhim, Silmy Siddik Ananda © Dok. Penulis

Tiga mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yakni Nur Indah Agustina selaku ketua tim, Deni Ainur Rokhim dan Silmy Siddik Ananda selaku partner team yang tergabung dalam HETOR Team, ciptakan alat pendeteksi maling helm yang disebut dengan HETOR (Helmet Thief Detector).

HETOR dilengkapi dengan SMS, GPS, dan Buzzer untuk memaksimalkan sistem dalam aplikasinya.

SMS berfungsi sebagai penghubung antara sistem dengan hp pemilik, GPS berfungsi sebagai penunjuk lokasi helm, dan Buzzer sebagai alarm untuk mengetahui jika helm terindikasi dicuri.

“Kami ciptakan alat pendeteksi maling helm ini sebagai bentuk partisipasi kami untuk mengurangi angka pencurian helm dan memberikan efek jera kepada pencuri.” Ungkap Indah selaku ketua tim.

Angka pencurian helm memang sangatlah tinggi dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini didukung oleh tempat parkir helm yang kurang aman, alat keamanan untuk helm yang belum ada, serta helm yang sering kali hanya ditaruh di atas sepeda motor begitu saja.

Banyak kasus pencurian helm yang terjadi di kalangan masyarakat, contohnya di area kampus. Sering kali pelakunya adalah mahasiswa sendiri sehingga petugas keamanan sulit mengidentifikasi pelaku karena gerak-geriknya yang tidak mencurigakan saat melancarkan aksinya.

HETOR yang dilengkapi dengan sistem Buzzer akan berbunyi jika helm terindikasi dipindah tempatkan dalam durasi 3 menit. Sistem ini akan secara otomatis mengirim pesan jika helm sedang dibawa oleh pencuri dan secara otomatis mengirim lokasi helm.

Bahkan pelaku pencuri helm sedang beraksi dengan gerak gerik yang tidak mencurigakan, maka tetap akan teridentifikasi dan diketahui oleh HETOR melalui alarm yang berbunyi.

Sabtu (27/4) yang lalu, tiga mahasiswa yang tergabung dalam HETOR Team melakukan simulasi cara pemasangan HETOR pada helm dan simulasi pencurian helm.

Hasilnya, langsung terdengar alarm yang bersumber dari helm dan lokasi helm yang langsung masuk ke hp sang pemilik. Melalui simulasi ini HETOR sudah dapat diaplikasikan pada helm untuk mengidentifikasi maling helm.

Harapan dari Hetor Team yakni melalui alat pendeteksi buatan mereka (HETOR) mampu membuat pencuri helm yang sedang melancarkan aksinya dan tertangkap akibat buzzer dari HETOR yang mengidentifikasinya mampu memberikan efek jera pada pelaku, sehingga kasus pencurian helm yang sering terjadi dan sangat meresahkan warga dapat berkurang dan dapat teratasi.

“Saya sangat mendukung ide-ide Mahasiswa yang seperti ini. Menciptakan inovasi baru yang dapat berdampak kepada masyarakat luas,” ungkap Bapak Syamsul Dosen Fisika Universitas Negeri Malang selaku Dosen Pembimbing HETOR Team.


Alat Pendeteksi Maling Helm

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli25%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi25%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

'Mantiq Attair', Karya Sogan dan Rajah Melenggang di Muffest 2019 Sebelummnya

'Mantiq Attair', Karya Sogan dan Rajah Melenggang di Muffest 2019

Google Rayakan 70 Tahun Sosok Chrisye Selanjutnya

Google Rayakan 70 Tahun Sosok Chrisye

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.