Jadi Pengajar Muda XIX, ‘Beasiswa’ Setahun di Penjuru Negeri

Jadi Pengajar Muda XIX, ‘Beasiswa’ Setahun di Penjuru Negeri

Dok. @Ind_Mengajar

Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei, Gerakan Indonesia Mengajar kembali memanggil putra-putri terbaik bangsa untuk bekerja bersama masyarakat di penjuru negeri melalui program Pengajar Muda.

Ini menjadi kali ke-19 diadakannya perekrutan Pengajar Muda oleh Gerakan Indonesia Mengajar.

Indonesia Mengajar percaya bahwa masa depan Indonesia terletak di tangan kaum mudanya. Oleh karena itu, Indonesia Mengajar menawarkan ‘beasiswa’ setahun untuk memahami Indonesia dari paling penjuru dengan menjadi Pengajar Muda XIX.

‘Beasiswa’ ini terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia, dengan maksimal usia 29 tahun dan telah menyelesaikan jenjang pendidikan (minimal) Strata Satu (S1) dari segala jurusan, belum menikah, serta sehat secara fisik maupun mental.

Mereka yang terpilih menjadi Pengajar Muda XIX akan menjalani masa tugas selama satu tahun. Bukan hanya menjadi tenaga pengajar di Sekolah Dasar, para Pengajar Muda juga #Ikutbekerja bersama masyarakat setempat, penggerak pendidikan, maupun para pemegang kebijakan baik di tingkat desa hingga kabupaten untuk mengembangkan pendidikan di daerah.

“Indonesia Mengajar bukan mengirimkan orang untuk menjadi superhero yang menyelesaikan segala tantangan di daerah. Indonesia Mengajar memberi ruang bagi pemuda-pemudi Indonesia untuk memahami negeri sendiri. Melalui pengiriman Pengajar Muda diharapkan dapat membentuk jejaring pemimpin berwawasan global yang memahami dan dapat melihat melalui perspektif akar rumput sebagai investasi untuk masa depan Indonesia,” papar Haiva Ratu Muzdaliva, Managing Director Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar.

Mereka yang terpilih menjadi Pengajar Muda XIX akan dikirimkan ke enam kabupaten, yakni Aceh Singkil di provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Natuna di provinsi Kepulauan Riau, Nunukan di provinsi Kalimantan Utara, Kepulauan Sula di provinsi Maluku Utara, serta Kepulauan Yapen dan Pegunungan Bintang di provinsi Papua.

Tawaran ‘beasiswa setahun’ ini tidak berlangsung lama. Pendaftaran Pengajar Muda XIX melalui bit.ly/DAFTARPM19 atau indonesiamengajar.org dibuka hingga 17 Juni 2019.

#Beran19abung?

Tentang Gerakan Indonesia Mengajar

Gerakan Indonesia Mengajar adalah sebuah inisiatif masyarakat yang berani ambil bagian untuk memajukan pendidikan Indonesia dari paling penjuru.

Sejak didirikan pada 2010, Gerakan Indonesia Mengajar telah merekrut 947 Pengajar Muda yang terpilih dari 159.807 aplikan.

Dalam kurun waktu 9 tahun, Gerakan Indonesia Mengajar telah bekerja bersama masyarakat di 28 kabupaten yang tersebar dari barat hingga timur Indonesia.

Saat ini tedapat 11 kabupaten yang masih aktif menjadi wilayah penugasan Pengajar Muda. Di tiap kabupaten, Indonesia Mengajar bekerja selama maksimal lima tahun.

Selain mengirimkan Pengajar Muda, Indonesia Mengajar juga membuka ruang kerelawanan lainnya untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

Di antaranya seperti Kelas Inspirasi (KI), Ruang Berbagi Ilmu (RuBI), Taman Teman Bermain (TTB), dan Tembokpedia yang kini telah berkembang dan dikelola secara mandiri oleh para relawan.

Pilih BanggaBangga83%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau17%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Gelar Pertama Egy Maulana Vikri di Eropa Sebelummnya

Gelar Pertama Egy Maulana Vikri di Eropa

Lepas Dari Gadget, Bank Indonesia Kenalkan Literasi Pada Anak Selanjutnya

Lepas Dari Gadget, Bank Indonesia Kenalkan Literasi Pada Anak

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.