Makna Apem dan Kolak Dijelaskan Pada Tradisi Apeman

Makna Apem dan Kolak Dijelaskan Pada Tradisi Apeman

Kue Apem © Foto: Boy T Harjanto / Jakarta Post

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Setiap tahun ketika menjelang bulan puasa, warga Kecamatan Purwokinati, Pakualaman, Yogyakarta, membawa ribuan kue apem ke dalam sebuah pawai.

Seorang penari berdandan tradisional berpose di depan gunungan apem | Foto: Boy T Harjanto / Jakarta Post

Parade, yang secara tradisional dikenal sebagai apeman, juga menampilkan berbagai tarian dan pertunjukan seni tradisional yang dikenakan oleh penduduk setempat. Acara ini secara tradisional terjadi di bulan Ruwah di kalender Jawa dan merupakan bagian dari ruwahan (perayaan sebelum puasa).

Kue Apem |
Gunungan Kue Apem | Foto: Boy T Harjanto / Jakarta Post

Apem adalah kue tradisional Jawa yang dibuat terutama dari tepung beras, gula merah dan singkong yang difermentasi, yang dapat digoreng, dipanggang, atau dikukus.

Nama tersebut berasal dari kata Arab afum, yang berarti tindakan meminta maaf.

Parade apeman juga mencakup ketan kolak, yaitu ketan yang dimasak dengan gula aren dan santan. Kolak berarti Sang Pencipta, sehingga tradisi mengacu pada permohonan untuk pengampunan dari Tuhan.

Sekelompok pria dewasa mengarak gunungan apem | Foto: Boy T Harjanto / Jakarta Post

Apeman telah diamati sejak lama. Tradisi ini sempat memudar untuk beberapa waktu di masa lalu tetapi dihidupkan kembali oleh masyarakat setempat untuk mengingatkan generasi muda akan praktik yang dihormati waktu itu.


Sumber: Jakarta Post

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga40%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang40%
Pilih Tak PeduliTak Peduli20%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
LRT Jakarta Siap Beroperasi Penuh Sebelummnya

LRT Jakarta Siap Beroperasi Penuh

Siapa Sangka, Inilah Produk-Produk Buatan Indonesia yang Ternyata Mendunia Selanjutnya

Siapa Sangka, Inilah Produk-Produk Buatan Indonesia yang Ternyata Mendunia

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.