Singa Merah Kini Juga Berbadan Lebar

Singa Merah Kini Juga Berbadan Lebar

Pesawat Lion Air tipe Airbus 330-900NEO © airbus.com

Selain Batik Air yang mendatangkan pesawat baru dari Prancis, Lion Air juga tak ketinggalan. Sang Singa Merah pada Selasa (7/5) lalu mengumumkan rencana pengoperasian pesawat generasi baru berbadan lebar (wide body), bertipe Airbus 330-900NEO.

Airbus 330-900NEO pertama untuk Lion Air Group telah diluncurkan dari fasilitas pengecatan pesawat (rolls-out of Airbus paint shop) di Toulouse, Prancis, yang menampilkan corak khas Lion Air dan beregistrasi PK-LEI.

Pesawat ini memiliki tata letak kelas tunggal (single class) ekonomi dengan konfigurasi 3-3-3 lorong ganda (double aisle) yang dapat menampung 440 kursi. Pesawat ini akan dioperasikan oleh Lion Air pada rute domestik tertentu, layanan charter, dan perjalanan religi (umrah) ke Arab Saudi.

BACA JUGA: Wings Air Datangkan Pesawat Bernuansa Jet Pribadi

Keunggulan pesawat berbadan lebar ini adalah dapat menurunkan biaya operasi dengan mengadopsi teknologi A350 XWB, yang terlihat pada lekukan ujung sayap (sharklets) rentang hingga 64 meter, penyempurnaan aerodinamis, keuntungan 25% lebih efisien dalam rasio penggunaan bahan bakar perkursi, ditunjang mesin generasi terbaru Rolls-Royce Trent 7000.

Untuk kinerja pilot, pesawat ini memanfaatkan sistem teknologi kokpit WI-FI Tablet EFB – layar head-up ganda dalam pencegahan runway overrun dan common type rating (lisensi pilot yang sama)

Pesawat pertama Lion Air akan melanjutkan tahapan pengerjaan dan pengujian berikutnya di darat serta segera melakukan uji terbang (test flight), sebelum pengiriman ke Indonesia dalam beberapa minggu mendatang.

BACA JUGA: Tahun 1930, Harga Tiket Pesawat Domestik Belasan Juta Rupiah

Kedatangan Airbus 330-900NEO nantinya akan memperkuat armada Lion Air yang saat ini dioperasikan yaitu Airbus 330-300 untuk penerbangan jarak jauh (long haul).

Lion Air mengharapkan, Airbus 330-900NEO akan mendukung pengembangan konsep low cost carrier (LCC), meningkatkan kualitas layanan dan semakin menambah pengalaman baru bagi wisatawan dan pebisnis (travelers) terbang dengan waktu tempuh hingga lebih dari 15 jam bersama Lion Air di era minat penerbangan kekinian (millennials traveling).**

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli100%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Sartam, Petani Gorontalo Berpredikat Pejuang Lingkungan Internasional Sebelummnya

Sartam, Petani Gorontalo Berpredikat Pejuang Lingkungan Internasional

7.000 km Jalur Baru Kereta Api Akan Dibangun hingga 2030 Selanjutnya

7.000 km Jalur Baru Kereta Api Akan Dibangun hingga 2030

0 Komentar

Beri Komentar