Menyambut A330-900NEO Milik Lion Air

Menyambut A330-900NEO Milik Lion Air

Pesawat Lion Air Airbus A330-900NEO © Airbus

Pesawat Airbus 330-900NEO pesanan Lion Air saat ini memasuki tahap pengecatan (painting) dan proses pengerjaan lainnya di pabrikan Airbus. Pesawat dengan kategori badan lebar (wide body) ini dipesan sebanyak 10 unit oleh Lion Air pada 2018, dan akan dikirimkan bertahap pada 2019 dan 2020.

Kesepuluh unit A330-900NEO ini nantinya akan melengkapi kekuatan tiga pesawat wide body Lion Air A330-330 sekarang. Tahun ini, maskapai berlogo Singa Merah tersebut bakal menerima dua unit pesawat A330-900NEO.

Kedatangan A330-900NEO di Indonesia dijadwalkan dalam waktu dekat, sehingga akan menempatkan Lion Air sebagai bagian jajaran maskapai pertama yang menggunakan armada ini.

Dalam menyambut A330-900NEO, Lion Air sudah mempersiapkan secara optimal sejalan rencana pengoperasian antara lain sumber daya manusia (pilot, awak kabin, teknisi), layanan di darat (ground handling), pusat pelatihan dan hal-hal lain yang terkait.

BACA JUGA: Singa Merah Kini Juga Berbadan Lebar

Dalam rilis persnya, Lion Air menyebutkan akan memperkuat pengembangan bisnis penerbangan berkonsep low cost carrier (LCC), termasuk menambah layanan penerbangan jarak jauh (long haul).

A330-900NEO dinilai tepat menjadi bagian pendukung model bisnis LCC dan mencerminkan keseriusan dalam memperluas jaringan, secara efisien dengan tata letak kursi lorong ganda (double aisle) hingga 440 kursi penumpang.

Dengan pesawat barunya ini, Lion Air optimis dapat melayani berbagai sektor pasar perjalanan yang membutuhkan waktu tempuh hingga lebih dari 15 jam.

Pengoperasian A330-900NEO di waktu mendatang akan memberikan nilai tambah kepada travelers, antara lain penerbangan ibadah (umrah) non-stop dari Makassar ke Madinah dan Jedddah, Balikpapan ke Jeddah, Surabaya ke Madinah, dan Solo tujuan Jeddah. Selain itu, Lion Air juga mempersiapkan ekspansi pasar wisata ke Asia Timur dan Asia Selatan ke beberapa kota di India.

BACA JUGA: Penghargaan dari Singapura untuk ‘Singa Merah’

Lion Air juga mengaku telah mempertimbangkan bahwa setiap sisi A330-900NEO memiliki kinerja operasional, teknologi modern, tingkat keandalan hingga dilengkapi fitur-fitur yang menawarkan kelebihan bagi wisatawan dan pebisnis (travelers) selama berada di dalam kabin.

A330-900NEO menghadirkan tingkat kenyamanan travelers dengan kabin paling senyap di kelasnya, menambah fitur utama dari kabin airspace, desain baru kompartemen bagasi kabin (overhead bin) yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan banyak barang bawaan di kabin.

Bagi maskapai, akan memperoleh keuntungan 25% lebih efisien dalam rasio penggunaan bahan bakar per kursi, menurunkan biaya operasi yang memanfaatkan teknologi generasi baru A350 XWB seperti lekukan ujung sayap (sharklets) rentang hingga 64 meter, penyempurnaan aerodinamis, mesin generasi terbaru, common type rating (lisensi pilot yang sama) dan sistem baru –teknologi kokpit WI-FI Tablet EFB– layar head-up ganda dalam pencegahan runway overrun.**

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang67%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Geliat Kemajuan Digital di Kampoeng Cyber Yogyakarta Sebelummnya

Geliat Kemajuan Digital di Kampoeng Cyber Yogyakarta

7.000 km Jalur Baru Kereta Api Akan Dibangun hingga 2030 Selanjutnya

7.000 km Jalur Baru Kereta Api Akan Dibangun hingga 2030

0 Komentar

Beri Komentar