Semakin Dekat dengan Olimpiade, Indonesia Bawa Pulang Dua Gelar New Zealand Open 2019

Semakin Dekat dengan Olimpiade, Indonesia Bawa Pulang Dua Gelar New Zealand Open 2019

Jonathan Christie di New Zealand Open 2019 © Konten.co.id

Indonesia akhirnya membawa pulang dua gelar juara dari ajang New Zealand Open 2019. Dua gelar tersebut dipersembahkan oleh tunggal dan ganda putra.

Di tunggal putra, Jonatan Christie akhirnya mewujudkan ambisinya untuk meraih juara di turnamen ini setelah tahun lalu finis sebagai runner-up. Dia merebut gelar pertamanya di tahun ini setelah menumbangkan wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus pada pertandingan yang berlangsung di Eventfinda Stadium, Selandia Baru, Minggu, 5 Mei 2019, seperti dilaporkan Pikiran Rakyat.

Jonatan Christie di New Zealand Open 2019. Foto: Humas PBSI
Jonatan Christie di New Zealand Open 2019. Foto: Humas PBSI

Gelar ini tentunya sangat penting untuk Jojo, mengingat Selandia Baru Terbuka 2019 merupakan turnamen pembuka ajang kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Meski hanya merupakan turnamen level super 300, hasil positif yang didulang Jojo hari ini jelas bakal mendongkrak semangatnya untuk terus mengumpulkan poin demi berlaga di Jepang tahun depan.

Jojo pun mengaku puas dengan kemenangannya hari ini. “Di turnamen ini saya mencoba kembali ke penampilan saya di Malaysia dan Singapura Terbuka kemarin. Apalagi sekarang sudah mulai pengumpulan poin ke Olimpiade. Saya berusaha tampil enjoy, rileks, nggak mikirin harus menang, harus dapet poin sekian. Saya fokus partai demi partai,” ujar Jojo usai laga, dikutip Jawa Pos.

Ganda Putra Indonesia, Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan (kanan), bersama pebulutangkis Jepang saat berdiri di podium juara New Zealand Open 2019. Foto: BadmintonTalk
Ganda Putra Indonesia, Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan (kanan), bersama pebulutangkis Jepang saat berdiri di podium juara New Zealand Open 2019. Foto: BadmintonTalk

Di ganda putra, Hendra Setiawan-Mohamad Ahsan mempersembahkan gelar kedua bagi Merah Putih. Ini merupakan gelar juara kedua mereka di tahun ini, setelah All England 2019 lalu.

Kali ini, mereka sukses revans atas pasangan Jepang, Hiroyuki Endo-Yuta Watanabe meski harus bekerja extra keras dalam tiga gim. Bermain selama lebih dari satu jam, The Daddies akhirnya menang 20-22, 21-15, 21-17. Di pertemuan sebelumnya di BWF World Tour Finals, Hendra-Ahsan kalah.

Gelar dari Hendra-Ahsan pun menjadi pelepas dahaga bagi sektor ini setelah empat tahun paceklik gelar di turnamen ini. Terakhir, gelar New Zealand Open dari sektor ini datang dari Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon pada 2014 lalu.

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Sedotan Bambu Ramah Lingkungan Asal Indonesia ‘Terbang’ ke Berbagai Penjuru Dunia Sebelummnya

Sedotan Bambu Ramah Lingkungan Asal Indonesia ‘Terbang’ ke Berbagai Penjuru Dunia

Imbas Kemacetan dan Efeknya ke Daya Saing Selanjutnya

Imbas Kemacetan dan Efeknya ke Daya Saing

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.