Sebuah Perjalanan Menemukan Passion

Sebuah Perjalanan Menemukan Passion
info gambar utama

Terkadang Tuhan membelokkan arah tujuanmu untuk rencanaNya yang jauh lebih indah. Kita hanya perlu percaya dan berprasangka baik terhadap ketentuanNya. (Lia Yuliani)

Berawal dari hobi menulis sejak zaman Sekolah Dasar. Sempat menjadi penulis mading kampus, tak menyangka bisa membuatku sampai ke titik ini. Dari hobi menjadi sebuah passion, berusaha konsisten menulis karena ingin mengukir karya dan menebar manfaat.

Mengikuti berbagai komunitas menulis, menambah ilmu dengan training online, membuat saya mencoba menulis berbagai genre, dari fiksi dan non-fiksi. Mengikuti training menulis novel, cerpen teenlit, resensi, dan yang terakhir menjebol media lewat artikel.

Pada awalnya aku tertarik menulis cerpen dan punya keinginan memeluk karya solo dengan menulis novel, ternyata mencoba mengirimkan artikel ke berbagai media membuatku menyadari bahwa menulis artikel adalah sebuah passion.

Perjalanan menemukan passion menulis ternyata penuh liku-liku. Meski tujuan awal menulis ingin berkarya dengan menulis sebuah novel, ternyata saya lebih banyak terjun dalam menulis artikel.

Aku tak pernah ikut training menulis artikel, hanya mempelajari sendiri lewat mengamati tulisan orang lain dan kadang mencari tahu lewat internet.

Aku percaya bahwa belajar bisa dari mana saja dan latihan menulis harus terus dilakukan. Aku menyempatkan untuk menulis tiap hari minimal sebuah artikel untuk dikirimkan ke media.

Mencoba konsisten dengan menulis dan mengirimkannya ke berbagai media, membuat aku merasa bahagia karena menulis tak hanya menjadi terapi bagi diri sendiri, tetapi juga sebagai sarana berbagi dan menebar kebaikan.

Meski jalanku terkadang tidak mudah karena harus mampu membagi waktu antara pekerjaan rumah, mengurus anak, dan mencari waktu senggang untuk menulis. Sering kali harus menulis di waktu istrahat anak, ketika dia sudah terlelap, atau bahkan dini hari.

Kupercaya konsisten bisa diusahakan dan jika ingin sukses maka harus siap berusaha lebih keras. Jangan ditanya berapa besar fee menulis artikel, saat tulisanku sudah dimuat berbagai media sudah sangat senang rasanya.

Dengan menulis, aku bisa berbagi hal positif dengan membagikan berita yang membanggakan untuk Indonesia. Selain itu, aku juga senang menulis berbagai hal dari traveling, sosok inspiratif, hot news, dan hal lainnya yang menarik untuk diulas dan dijadikan artikel.

Sejak bulan April 2018 yang lalu, aku sudah menulis sekitar 74 buah artikel yang tersebar dari berbagai media, baik di IDN Times, Takiatu, Estrilook, dan Basagita. Pernah menjadi kontributor terbaik di Takaitu bulan September 2018 yang lalu.

Mengenai ide menulis artikel, ternyata hal yang ada di sekeliling kita bisa dijadikan tema untuk tulisan. Menjadi kontributor atau content writer media online dan berusaha memaksimalkan diri dengan konsisten menulis, membawaku menjadi seorang kontributor terbaik di salah satu platform web pada bulan September tahun lalu.

Aku terus menulis dan ternyata yang namanya rezeki terkadang datang tanpa diduga. Berbagai tawaran dimulai dari menjadi seorang ghost writer hingga diberikan amanah menjadi seorang mentor menulis artikel dari salah satu komunitas menulis.

Hal ini membuat diriku merasa bahwa ketika aku memberikan yang terbaik, maka jangan khawatir soal rezeki. Tuhan akan membukan jalanNya pada siapa saja yang mau berusaha dan tak meyerah dengan keadaan. No excuse, tak ada alasan untuk berjuang meraih impian.

Ilmu kepenulisan yang kudapat tak hanya berasal dari training saja tapi dari pengalaman mengirim tulisan ke berbagai media dan belajar sendiri dengan mencari tahu lewat Google. Hal ini terkadang membuatku lebih paham.

Ada kalanya ilmu yang diperoleh secara otodidak jauh lebih melekat karena mencari tahu sendiri. Meski disadari bahwa kapasitas atau ilmu yang dimiliki belum seberapa, tapi menyenangkan rasanya bisa sharing dan berbagi ilmu.

Alhamdulillah, lewat menulis aku bisa mengukir karya dan menebar manfaat. Sebuah perjalanan menemukan passion membuat diri ini belajar banyak hal. Semoga apa yang ditulis menjadi rekam jejak sebuah kebaikan dan mampu memberatkan timbangan kebaikan di hari akhir kelak.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

LY
AI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini