Berkarya Bersama Komunitas Menulis IIDN-Interaktif

Berkarya Bersama Komunitas Menulis IIDN-Interaktif

Promosi buku di Sonora FM, Bandung © Dok. Penulis

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Anda mempunyai sebuah hobi dan berniat untuk menekuninya? Maka salah satu jalan yang harus dilakukan adalah dengan bergabung dengan komunitas.

Tahun 1990-an, saya mengikuti perkembangan dunia menulis melalui majalah-majalah remaja dan tabloid. Setiap kali ada lomba menulis atau kesempatan untuk mengirim tulisan, saya selalu ambil bagian.

Lomba pertama yang saya ikuti adalah lomba menulis dalam rangka Hari Anak Indonesia. Waktu itu saya duduk di kelas 1 atau 2 SMP. Pengumuman tentang lomba yang di adakan oleh PT. POS indonesia itu dipajang di papan pengumuman sekolah.

Guru Bahasa Indonesia yang mengajar saat itu, mengetahui bahwa saya ingin mengikuti lomba. Sayangnya, pengetahuan beliau tentang ilmu menulis kurang.

Terbukti yang beliau koreksi hanyalah salah ketiknya saja, bukan hal lainnya seperti yang diharapkan. Hal ini saya sadari saat beberapa kali menghadap beliau untuk mengoreksi naskah.

Bayangkan, padahal waktu itu saya masih berstatus murid SMP, tapi sudah mengetahui kaidah penulisan yang benar. Ini karena buku-buku dan artikel tentang menulis yang banyak saya baca.

Akhirnya, saya putuskan untuk tidak jadi mengikuti lomba tersebut. Oleh karena, pihak penyelenggara mensyaratkan bahwa peserta lomba adalah kiriman dari pihak sekolah, sedangkan saya sudah terlalu capek dengan salah ketik itu, hehehe...

Maklumlah, masih SMP dan mengetiknya masih menggunakan mesin tik manual.

Untungnya, setelah dewasa mental saya jauh lebih kuat. Terbukti dengan ditolaknya cerpenku berkali-kali, hajar saja. Saya atau editornya yang nyerah hahaha...

Mengenal komunitas IIDN

Setelah menikah dan mempunyai anak di tahun 2006, suami membuatkan akun di Facebook. Saya langsung mencari info tentang komunitas menulis dan mulai bergabung.

Awalnya saya bergabung dengan banyak komunitas, hingga akhirnya kepincut dengan satu komunitas hingga sekarang. Komunitas ini adalah IIDN atau Ibu-ibu Doyan Nulis, yang bermarkas di Bandung.

Seperti namanya, IIDN ini khas Ibu-ibu banget. Mulai dari gesture founder-nya Indari Mastuti, jajaran adminnya, serta materi yang dibahas sehari-hari.

Selain itu, IIDN juga menaungi minat menulis ibu-ibu dan meng-handle-nya dari hulu ke hilir. Mulai dari kelas-kelas menulis, pengajuan outline, dihubungkan ke penerbit, hingga diberikan wadah untuk promosi buku (karya anggota).

Saya sempat menjadi koordinator IIDN untuk wilayah Tangerang sekitar tahun 2015-2016 menggantikan Mbak Emma, yang saat itu stay di Malaysia. Akan tetapi, karena mengikuti suami yang pindàh ke Palembang, tanggungj awab ini saya kembalikan pada Teh Indari.

Manfaat bergabung dengan komunitas

Saya merasakan betul manfaat bergabung dengan komunitas menulis seperti IIDN. Saya mendapat kesempatan untuk promosi buku di radio, diberi channel ke media cetak, dan diajak silahturahmi ke penerbit sekelas Gramedia.

Bertemu dengan para editor dan mendapat bocoran tentang naskah-naskah yang diminati penerbit. Mereka juga memberitahu trik untuk memikat hati editor, hingga cara promosi buku yang yahud.

Bergabung dengan komunitas juga mendapatkan aura positif penuh semangat dari teman-teman seperjuangan. Apalagi jika teman-temàn tidak pelit untuk berbagi ilmu. Seperti di komunitas IIDN, tidak hanya berbagi ilmu, bahkan info tentang lowongan pekerjaan sebagai reviewer, penulis konten atau penulis buku, sering sekali di share.

Kalau sudah begini, siapa yang nggak ingin bergabung dengan komunitas IIDN. Tapi, jangan lupa IIDN hanya untuk para ibu dan calon ibu, ya. Jadi yang bapak-bapak, mas-mas, silakan bergabung dengan komunitas menulis yang lain.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi67%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Berkarya dan Menginspirasi Sebelummnya

Berkarya dan Menginspirasi

Hobbit dan Mata Menge, ‘’Manusia Purba’’ Flores yang Menyulut Perdebatan Arkeolog Dunia Selanjutnya

Hobbit dan Mata Menge, ‘’Manusia Purba’’ Flores yang Menyulut Perdebatan Arkeolog Dunia

Enni Kurniasih
@enni01

Enni Kurniasih

http://www.ennikurniasih.com

14 Komentar

  • Noer Ima Kaltsum

    Berkomunitas, tambah semangat

  • Bety Kristianto

    Aku pun member iidn bun, dan memang bermanfaat banget gabung di sini.

    • Enni Kurniasih

      Aha, iya. Samaan kita, ya. Satu gank hehehe

  • Haeriah Syamsuddin

    Dulu, saya juga masih berkutat dengan mesin ketik saat mengirimkan tulisan-tulisanku di media cetak. Duh, jadi ingat masa lalu itu.

    • Enni Kurniasih

      Geberasi old kita ya, Mbak. Alhamdulillah, masih eksis sampe sekarang.

  • Sitatur Rohmah

    Saya pun dapat banyak manfaat dari ikut bergabung dengan IIDN. Dapat banyak ilmu dan teman-teman penulis hebat. Pernah dapat buku gratis dari sebuah diskusi. Komunitas keren menurut saya. Kepengurusan sampai di daerah cukup solid. Kegiatannya bermanfaat, dan secara keanggotaan yang hanya perempuan membuat saya semakin nyaman

  • Yasinta Astuti

    Bergabung di komunitas aku merasa jadi termotivasi untuk menulis dan banyak informasi bahkan dapet rezeki. Utamanya nambah temen, seneng deh.

  • Hani

    Dulu banget lihat di koran PR (koran lokal di Bandung), komunitas IIDN lagi ngumpul. Aku koq iri, senangnya ikut komunitas menulis. Alhamdulillah berkat FB, aku bisa gabung IIDN juga, dan ikut Sekolah Perempuan. Kita pernah jalan bareng ya mb Enni, aku nebeng mobil mb Enni apa ya? Kita diundang ke kantor Gramedia di Palmerah. Komunitas itu bikin kita nambah teman dan wawasan...

  • Juli Dwi Susanti

    Saya suka bergabung di sini begitu suport sekali

  • Nurul Fitri Fatkhani

    Wah...Sonora FM. Saya juga udah dua kali berada di sana. Untuk keperluan promosi buku juga hehehe.. Bersama IIDN saya juga merasakan banyak manfaatnya. Bergabung di komunitas bersama orang-orang yang satu frekuensi itu memang bisa menyemangati

  • Damar Aisyah

    IIDN ini komunitas menulis yang pertama saya ikuti. Waktu itu sekitar tahun 2012 saya gabung tp silent aja. Makin ke sini makin sadar komunitas ini yg banyak menginspirasi

  • Dian Restu Agustina

    Saya pun sama, beroleh banyak manfaat dari komunitas IIDN. Semoga kita semua bisa tumbuh dan sukses bersama IIDN.

  • Nyk's Note

    Betul skali berkomunitas yg berkaitan dgn hobi atau minat kita sngt bermanfaat. Kita bisa semngat dan bljr lbh bnyk lgi. Sy juga gbung di IIDN mb, bnyk info yg keren dan oke..

  • Enni Kurniasih

    Yup, InsyaAllah. Karena ada teman seperjuangan.

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.