Pilihan Transportasi Lebih Ramah Lingkungan Kini Hadir di Terminal 3 Bandara Soetta

Pilihan Transportasi Lebih Ramah Lingkungan Kini Hadir di Terminal 3 Bandara Soetta
info gambar utama

Perusahaan taksi Blue Bird, bekerja sama dengan operator bandara milik negara PT Angkasa Pura II, telah menyediakan armada taksi listrik di area kedatangan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai bagian dari kampanye mengenai lingkungan yang sedang berlangsung.

Presiden direktur Blue Bird Noni Purnomo meluncurkan armada E-Bluebirds dan E-Silverbirds bersama direktur layanan dan fasilitas Angkasa Pura II, Ituk Herarindi pada hari Rabu.

Noni mengatakan ia berharap kolaborasi perusahaan dengan bandara akan berdampak positif pada lingkungan sekitar.

"Kami berharap armada taksi listrik kami di Terminal 3 Soekarno-Hatta akan membantu bandara untuk mencapai status Eco Airport," katanya dalam sebuah pernyataan.

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan kemitraan e-taksi Blue Bird akan mendukung strategi ramah lingkungan bandara tersebut.

Tesla Model X 75D A/T milik Blue Bird yang diluncurkan untuk layanan Silver Birdnya | Foto: Seto Wardhana / Jakarta Post
info gambar

“Kehadiran e-taksi ini tentunya akan membantu menggambarkan citra ramah lingkungan Terminal 3 dan bandara Soekarno Hatta secara keseluruhan. Kami percaya e-taksi juga akan meningkatkan standar sektor transportasi umum,” katanya.

Sebelum prakarsa e-taxi, Terminal 3 telah menerapkan Sistem Manajemen Bangunan Intelijen yang mengatur sirkulasi udara dan penggunaan daya sesuai dengan standar eco-airport.

Selain itu, Terminal 3 juga menerapkan sistem mutakhir yang mengubah air hujan menjadi air bersih. Bandara itu juga dilengkapi dengan teknologi yang mampu mendaur ulang air toilet.

"Kemitraan kami dengan Blue Bird diharapkan dapat memicu serangkaian perbaikan ramah lingkungan di aspek lain bandara," kata Muhammad menambahkan.

Blue Bird meluncurkan armada E-Bluebirds dan E-Silverbirds pertamanya pada bulan April, menjadi perusahaan transportasi lokal pertama yang menawarkan mobil listrik dalam berbagai layanannya.

Perusahaan taksi tersebut mengharapkan untuk meluncurkan 200 taksi dengan mobil listrik pada tahun 2020 dan mengurangi lebih dari 434.095 kilogram emisi karbon dioksida.


Catatan kaki: Jakarta Post

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini