Berkomunitas Membuka Jalan Kesuksesan? Bisa Jadi!

Berkomunitas Membuka Jalan Kesuksesan? Bisa Jadi!

© Unsplash

Tiga tahun menjalani aktivitas menulis sungguh membuat saya bahagia. Bagaimana tidak? Meskipun terseok-seok, namun pada kenyataannya, saya mendapatkan banyak manfaat dari menulis. Mulai dari ilmu, teman baru, dan yang tak kalah seru penghasilan.

Memang untuk saat ini, saya belum menuai banyak prestasi menulis, dan berpenghasilan fantastis seperti teman-teman yang lain. Tetapi setidaknya, saya tetap berusaha meningkatkan kualitas menulis tersebut dengan berbagai cara. Salah satunya dengan berkomunitas.

Teringat kembali ketika awal mula menulis, komunitas pertama kali yang saya temukan adalah IIDN, yang merupakan singkatan dari Ibu-ibu Doyan Nulis. Beranggotakan perempuan-perempuan kreatif, yang tak pernah berhenti menghasilkan karya luar biasa, tanpa memandang usia.

Perburuan komunitas pun tak berhenti di sana. Saya juga mencari komunitas menulis lain, yang sekiranya bisa membantu menambah wawasan ilmu kepenulisan. Saya pun berusaha mengikuti kegiatan-kegiatan serunya, dan mempelajari ilmu yang diberikan.

Dari pengalaman bergabung di beberapa komunitas itulah, saya mulai memahami mengapa harus berkomunitas ketika menekuni satu hal baru.

Banyak ilmu

Dalam satu komunitas, banyak sekali ilmu baru setiap hari. Anggota komunitas biasanya selalu berbagi ilmu, tentang hal yang dikuasai atau pernah dipelajarinya.

Terkadang dalam satu hari membahas satu tema, yang akan didiskusikan bersama. Itu artinya setiap hari banyak ilmu yang bisa didapatkan dari berkomunitas.

Teman baru bertambah

Bergabung dalam satu komunitas, tentu saja saya akan berkenalan dengan orang-orang baru dalam kelompok tersebut. Berbagai latar belakang anggota komunitas membuat saya belajar banyak hal seperti budaya, bahasa, cara berkomunikasi, dan saling menghormati.

Sarana ekspresikan diri

Komunitas adalah sarana mengekspresikan diri. Dimulai dari saat saya memperkenalkan diri, sampai ketika melakukan berbagai aktivitas di komunitas tersebut. Alhasil pada akhirnya saya harus tampil sebagai diri sendiri, dengan tetap menghargai kepribadian anggota lain.

Wadah mencari inspirasi

Dalam satu komunitas, selain membahas tentang kesamaan minat, ada kalanya anggota bercerita tentang pengalaman pribadi dan kisah hidupnya. Dari sinilah saya bisa mendapatkan banyak inspirasi, untuk belajar tentang kehidupan dan mengekspresikannya dalam tulisan. Tentunya dengan tetap memperhatikan privasi anggota tersebut.

Sarana berbagi

Anggota dalam komunitas pasti memiliki kemampuan yang berbeda. Atas dasar itulah, terkadang dalam satu komunitas ada aktivitas untuk berbagi ilmu. Satu anggota membagikan ilmu dan keahliannya kepada kawan lain secara bergantian. Inilah yang menjadikan komunitas adalah sarana berbagi manfaat.

Belajar bergaul

Bergabung dalam satu komunitas terlebih yang disatukan dalam dunia maya, membuat masing-masing anggota harus belajar bergaul dan berkomunikasi. Maklumlah anggota komunitas sepeti ini, jarang sekali bisa bertemu di dunia nyata. Jadi perlu kesadaran bagi semua anggota, untuk pandai-pandai bergaul dan menempatkan diri.

Tebar semangat

Tebar semangat pasti selalu ada dalam sebuah komunitas. Misalnya pada saat mengikuti lomba. Semua anggota saling memberi semangat. Ketika ada yang menang saling mengucapkan selamat. Jika kalah, tetap memberi semangat. Hal ini terbukti mampu memotivasi anggota, agar terus semangat mencapai tujuan.

Lalu bagaimana trik jitu agar sukses berkomunitas?

Hargai perbedaan

Satu komunitas pasti memiliki anggota dengan latar belakang, bahkan isi kepala yang tidak sama. Masing-masing pasti mempunyai pendapat yang berbeda. Maka wajib untuk selalu menghargai perbedaan.

Hindari sikap mau menang sendiri dan meremehkan anggota lain, agar suasana berkomunitas tetap menyenangkan.

Aktif

Sebagai anggota komunitas hendaknya berusaha aktif mengikuti setiap perkembangan. Agar ilmu yang dimiliki bisa selalu berkembang, dan tidak tertinggal dari anggota lain. Berusaha berkontribusi memberikan pendapat, dengan tetap menghargai perbedaan.

Hanya berbagi manfaat

Jadikan komunitas sebagai sarana dan tempat, yang hanya untuk berbagi hal bermanfaat. Hindari berbagi permasalahan dan konflik yang tidak berguna, tak benar, dan memancing provokasi. Agar komunitas tetap menyenangkan sebagai tempat berbagi dan bersosialisasi.

Mencari ilmu tak hanya dilakukan di lembaga formal seperti sekolah. Ketika memulai satu hal baru, tak ada salahnya bergabung dengan komunitas.

Carilah komunitas positif, dan dapat dijadikan sarana menambah pengetahuan. Yakinkan diri jika berkomunitas itu menyenangkan. Bahkan tanpa disadari, jalan kesuksesan bisa jadi akan terbuka dari satu komunitas.

Jadi, apakah nama komunitas teman-teman bergabung saat ini?

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Perempuan, Menulis, dan Berkomunitas Sebelummnya

Perempuan, Menulis, dan Berkomunitas

Tanaman Paku Selanjutnya

Tanaman Paku

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.