Indonesia Kaya: Gurun, Pulau, dan Air Terjun

Indonesia Kaya: Gurun, Pulau, dan Air Terjun

Air terjun Tumpak Sewu © Foto: Ahadin Fahmi / Indonesaga

Memang benar rasanya jika Indonesia disebut surga wisata alam. Apapun wisata yang anda inginkan anda tidak perlu pergi keluar negeri. Indonesia punya semua. Bahkan saking banyaknya, masih banyak tempat wisata yang belum pernah kita jamah atau masih sepi pengunjung.

Beruntung, teman-teman di Indonesaga membagikan gambar-gambar dari tiga tempat wisata yang belum pernah kita dengar namanya beserta cerita yang mereka alami saat berkunjung ke tempat tersebut.

Mari kita simak seperti apa sih gurun yang ada di Indonesia? Serta pulau dan air terjun mana yang belum pernah kita dengar namanya ini.

1. Gurun Telaga Biru, Bintan

Tempat ini adalah padang gurun buatan yang ada di Indonesia, tepatnya kepulauan Bintan, Batam. Ini dibuat oleh masyarakat sekitar setelah pemerintah menghentikan penggalian pasir untuk dikirimkan ke luar negeri. Masyarakat bergotong royong untuk membangun pasir-pasir yang tak terjamah setelah ditinggalkan begitu saja oleh perusahaan, membentuknya hingga menyerupai padang gurun seperti di negara luar. Ditambah dengan teriknya matahari dan birunya langit beserta unta-unta dan kuda yang terbuat dari tripleks membuat kawasan ini menjadi salah satu tempat wisata yang paling di cari di Bintan | Foto: Aulia Pratiwi / Indonesaga
Tempat ini adalah padang gurun buatan yang ada di Indonesia, tepatnya kepulauan Bintan, Batam. Ini dibuat oleh masyarakat sekitar setelah pemerintah menghentikan penggalian pasir untuk dikirimkan ke luar negeri. Masyarakat bergotong royong untuk membangun pasir-pasir yang tak terjamah setelah ditinggalkan begitu saja oleh perusahaan, membentuknya hingga menyerupai padang gurun seperti di negara luar. Ditambah dengan teriknya matahari dan birunya langit beserta unta-unta dan kuda yang terbuat dari tripleks membuat kawasan ini menjadi salah satu tempat wisata yang paling di cari di Bintan | Foto: Aulia Pratiwi / Indonesaga

Blue Lagoon di Bintan, Batam. Bertempat di lokasi yang sama dengan gurun pasir Bintan, yakni Gurun Telaga Biru, Desa Busung. Sungai yang cukup lebar ini terdapat di beberapa titik di Gurun Telaga Biru, masing-masing telaga memiliki tingkat ke-biru-an yang berbeda-beda. Rakyat di sana pun menyediakan rakit maupun perahu kayuh untuk wisatawan dapat menyeberangi telaga dan menikmati birunya air dan langit dari tengah-tengah telaga | Foto: Aulia Pratiwi / Indonesaga
Blue Lagoon di Bintan, Batam. Bertempat di lokasi yang sama dengan gurun pasir Bintan, yakni Gurun Telaga Biru, Desa Busung. Sungai yang cukup lebar ini terdapat di beberapa titik di Gurun Telaga Biru, masing-masing telaga memiliki tingkat ke-biru-an yang berbeda-beda. Rakyat di sana pun menyediakan rakit maupun perahu kayuh untuk wisatawan dapat menyeberangi telaga dan menikmati birunya air dan langit dari tengah-tengah telaga | Foto: Aulia Pratiwi / Indonesaga

2. Pulau Pamutusan

Pulau Pamutusan adalah pulau pertama yang kami kunjungi pada rangkaian Island Hopping di gugusan Pulau Pasumpahan, Sumatera Barat
Pulau Pamutusan adalah pulau pertama yang kami kunjungi pada rangkaian Island Hopping di gugusan Pulau Pasumpahan, Sumatera Barat | Foto: Devenni PF / Indonesaga

Pada foto pertama (sebelum ini), kita melihat salah satu sisi pulau yang dikelilingi oleh pulau-pulau lain dengan bukit yang menjulang sehingga terlihat seperti mengelilingi air di sekitar Pulau Pamutusan. Pada foto ini, kita melihat sisi lain dari Pulau Pamutusan. Kedua sisi ini terhubung dengan pasir-pasir yang akan tenggelam saat pasang naik. Akibatnya pulau ini seperti terputus dan menjadi 2 pulau yang berbeda. Inilah asal usul nama Pulau Pamutusan.
Pada foto pertama (sebelum ini), kita melihat salah satu sisi pulau yang dikelilingi oleh pulau-pulau lain dengan bukit yang menjulang sehingga terlihat seperti mengelilingi air di sekitar Pulau Pamutusan. Pada foto ini, kita melihat sisi lain dari Pulau Pamutusan. Kedua sisi ini terhubung dengan pasir-pasir yang akan tenggelam saat pasang naik. Akibatnya pulau ini seperti terputus dan menjadi 2 pulau yang berbeda. Inilah asal usul nama Pulau Pamutusan | Foto: Devenni PF / Indonesaga

Berjalan sedikit ke sisi perbukitan pulau dan mendaki selama kurang dari lima menit. Kami sampai di puncak dan menikmati pemandangan gugusan Pulau Pasumpahan.
Berjalan sedikit ke sisi perbukitan pulau dan mendaki selama kurang dari lima menit. Kami sampai di puncak dan menikmati pemandangan gugusan Pulau Pasumpahan | Foto: Devenni PF / Indonesaga

Keindahan di balik bukit
Keindahan di balik bukit | Foto: Devenni PF / Indonesaga

3. Air Terjun Tumpak Sewu

Sang Kuasa... Ketika Sang Semesta menciptakan dunia, disitulah aku menyadari akan kedahsyatan kuasaNya. Semesta pun mempunyai tujuan indah pada tiap hal yang Dia ciptakan. Tak terkecuali Sang Air yang memberikan kehidupan semua makhluk di dunia ini. Keberadaanku saat ini, tidak lain menikmati dan mensyukuri setiap hal yang Semesta berikan kepadaku. Melihat Sang Air mengalir dari ketinggian, aku semakin paham bahwasanya Semesta ada di suatu tempat yang tinggi nan jauh disana. Tapi aku dapat melihat Semesta sangat dekat, tatkala hatiku bergetar akan takjubku melihat kebesarannya lewat petualanganku. Terima kasih wahai Semesta atas kenikmatan semua ini | A
Sang Kuasa... Ketika Sang Semesta menciptakan dunia, disitulah aku menyadari akan kedahsyatan kuasaNya. Semesta pun mempunyai tujuan indah pada tiap hal yang Dia ciptakan. Tak terkecuali Sang Air yang memberikan kehidupan semua makhluk di dunia ini. Keberadaanku saat ini, tidak lain menikmati dan mensyukuri setiap hal yang Semesta berikan kepadaku. Melihat Sang Air mengalir dari ketinggian, aku semakin paham bahwasanya Semesta ada di suatu tempat yang tinggi nan jauh disana. Tapi aku dapat melihat Semesta sangat dekat, tatkala hatiku bergetar akan takjubku melihat kebesarannya lewat petualanganku. Terima kasih wahai Semesta atas kenikmatan semua ini | Foto: Ahadin Syarifudin Fahmi / Indonesaga

Melangkah.... Keberadaan manusia di muka bumi harus ditunjang dengan kemampuan melangkahkan impiannya. Munafik sekali, bagi mereka yang punya banyak kenikmatan terlena dengan kemewahan yang mereka punyai. Tengok manusia luar biasa, yang meski tertatih melangkah keturunan, bukan menyerah pada keadaan semata, tetapi lebih pada mengatur langkah dengan sejuta strategi yang mampu merobohkan angkuhnya kehidupan dunia. Langkah akan terasa ringan, dengan selalu ingat dengan Semesta beserta makhluk ciptaan-Nya. Berjuang melangkah dan menikmati tiap proses, itu kunci terbaik dengan penuh kenyakinan terciptanya impian kita. Terus percaya akan kemampuan diri sendiri dan kekuatan Semesta raya
Melangkah.... Keberadaan manusia di muka bumi harus ditunjang dengan kemampuan melangkahkan impiannya. Munafik sekali, bagi mereka yang punya banyak kenikmatan terlena dengan kemewahan yang mereka punyai. Tengok manusia luar biasa, yang meski tertatih melangkah keturunan, bukan menyerah pada keadaan semata, tetapi lebih pada mengatur langkah dengan sejuta strategi yang mampu merobohkan angkuhnya kehidupan dunia. Langkah akan terasa ringan, dengan selalu ingat dengan Semesta beserta makhluk ciptaan-Nya. Berjuang melangkah dan menikmati tiap proses, itu kunci terbaik dengan penuh kenyakinan terciptanya impian kita. Terus percaya akan kemampuan diri sendiri dan kekuatan Semesta raya | Foto: Ahadin Syarifudin Fahmi / Indonesaga

Keuletan Hidup... Tak begitu banyak orang yang mampu bertahan dari hadangan ujian hidup Juga...tak ayal orang-orang berbondong menjauhi rintangan kehidupan Padahal, semangat tuk mengarungi hidup di dunia yang fana ini, hanya perlu adanya keuletan Terus berjuang tanpa mengenal lelah itu simbol dari luhurnya budi pekertimu Contohlah sosok orang yang mampu menerjang badai kehidupan yang ternyata ada disekitarmu Pelajari tiap detil seluk beluk keuletan itu Nanti, pada akhirnya engkau akan mengenyam manisnya jerih payah peluhmu Percayalah! Engkau tak pernah sendirian, ada Semesta dan sahabat-sahabatmu
Keuletan Hidup... Tak begitu banyak orang yang mampu bertahan dari hadangan ujian hidup Juga...tak ayal orang-orang berbondong menjauhi rintangan kehidupan Padahal, semangat tuk mengarungi hidup di dunia yang fana ini, hanya perlu adanya keuletan Terus berjuang tanpa mengenal lelah itu simbol dari luhurnya budi pekertimu Contohlah sosok orang yang mampu menerjang badai kehidupan yang ternyata ada disekitarmu Pelajari tiap detil seluk beluk keuletan itu Nanti, pada akhirnya engkau akan mengenyam manisnya jerih payah peluhmu Percayalah! Engkau tak pernah sendirian, ada Semesta dan sahabat-sahabatmu | Foto: Ahadin Syarifudin Fahmi / Indonesaga

Kesempurnaan Kekuatan... Rintangan dan ujian silih berganti menghadang dalam menjalani kerasnya kehidupan Tapi...tapi...tapi.... Coba renungkan, barangkali setiap cobaan itu hanyalah sebuah jalan menuju keberkahan hidup Perjuangan dan kerja keras itu sebuah jembatan tuk menemukan solusi atas semua masalah Akan tetapi, teman dan orang terkasih ternyata sumber kesempurnaan dari kekuatan menghadapi hadangan beratnya rintangan Tuhan selalu mengirimkan sosok manusia lain untuk diri kita, maka genggamlah dan jaga baik hati mereka untuk kemudahan melewati tiap badai yang akan menghampirimu
Kesempurnaan Kekuatan... Rintangan dan ujian silih berganti menghadang dalam menjalani kerasnya kehidupan Tapi...tapi...tapi.... Coba renungkan, barangkali setiap cobaan itu hanyalah sebuah jalan menuju keberkahan hidup Perjuangan dan kerja keras itu sebuah jembatan tuk menemukan solusi atas semua masalah Akan tetapi, teman dan orang terkasih ternyata sumber kesempurnaan dari kekuatan menghadapi hadangan beratnya rintangan Tuhan selalu mengirimkan sosok manusia lain untuk diri kita, maka genggamlah dan jaga baik hati mereka untuk kemudahan melewati tiap badai yang akan menghampirimu | Foto: Ahadin Syarifudin Fahmi / Indonesaga

Kebebasan... Apalah kehidupan ini tanpa adanya sebuah kebebasan. Bebas bukan berarti se-enaknya sendiri tanpa mengindahkan norma dan peraturan yang ada. Kebebasan sejati dapat kau peroleh kala engkau mampu menyapa dan bersatu dengan alam. Alam-lah sesungguhnya kebebasan itu, Dia yang tak pernah marah atau mengusik kehidupan, melainkan atas izin Tuhan semata, alam terkadang menyampaikan pesan Tuhan kepada manusia. Betapa angkuhnya manusia yang merenggut kebebasan sejati, dengan kerusakan alam yang semakin mengkhawatirkan. Liatlah kebebasan itu sambil luapkan kebebasanmu dan sapa-lah alam, beri salam kepadanya dengan kebaikanmu
Kebebasan... Apalah kehidupan ini tanpa adanya sebuah kebebasan. Bebas bukan berarti se-enaknya sendiri tanpa mengindahkan norma dan peraturan yang ada. Kebebasan sejati dapat kau peroleh kala engkau mampu menyapa dan bersatu dengan alam. Alam-lah sesungguhnya kebebasan itu, Dia yang tak pernah marah atau mengusik kehidupan, melainkan atas izin Tuhan semata, alam terkadang menyampaikan pesan Tuhan kepada manusia. Betapa angkuhnya manusia yang merenggut kebebasan sejati, dengan kerusakan alam yang semakin mengkhawatirkan. Liatlah kebebasan itu sambil luapkan kebebasanmu dan sapa-lah alam, beri salam kepadanya dengan kebaikanmu | Foto: Ahadin Syarifudin Fahmi / Indonesaga

Waah, mumpung masih musim libur, asyik kali yaa jika kita mengunjungi tempat-tempat baru tersebut?


Sumber: Indonesaga

Pilih BanggaBangga62%
Pilih SedihSedih8%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau31%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Catat Tanggalnya Nih! 43 Event Pariwisata Yang Bisa Masuk Bucketlist Tahun 2018 Sebelummnya

Catat Tanggalnya Nih! 43 Event Pariwisata Yang Bisa Masuk Bucketlist Tahun 2018

Liburan ke Banten Selatan yuk.. Selanjutnya

Liburan ke Banten Selatan yuk..

1 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.