MATA Project, Kolaborasi Seniman Musik Indonesia dan Italia

MATA Project, Kolaborasi Seniman Musik Indonesia dan Italia

Para personil MATA Project © MATA Project

  • MATA Project mengadakan konser pertamanya di Teatro Vascello, Roma, Italia.
  • Ini merupakan sebuah grup kolaborasi antara musisi dan seniman asal Italia dan Indonesia.
  • Konser diadakan pada 23 Mei lalu.

Sebuah grup musik kolaborasi antara musisi dan seniman asal Italia dan Indonesia bernama MATA Project, pada 23 Mei lalu mengadakan konser pertamanya di Teatro Vascello, gedung ternama di kota Roma, Italia.

MATA project menampilkan sebuah pengalaman audio-visual yang unik dari penampilan musik perpaduan musik elektronik, klasik, dan jaz yang diiringi tampilan visual karya seniman visual digital asal Indonesia dan penampilan tari tradisional-kontemporer Indonesia.

Inisiasi ini muncul pertama kali dari Massimiliano Cocciolo, saksophonis asal Italia sekaligus DJ dari MATA Project yang kagum pada budaya, juga timbre dan ritmik musik tradisional Indonesia.

BACA JUGA: Mengabdi Lewat Musik Sebagai Wujud Cintanya untuk Indonesia

Ia kemudian menciptakan sebuah interpretasi aransemen musik elektronik dengan sentuhan indonesia. Lirik ditulis dalam bahasa Indonesia oleh sang vokalis, Nadita Amalia, demi memberikan sentuhan aksara Indonesia pada lagu.

Semua lagu kemudian dikemas secara moderen, berkolaborasi dengan musisi dari background musik yang berbeda serta seniman visual dan penari.

Antusiasme yang tinggi datang dari penonton yang mayoritas berasal dari Italia terlihat dari bagaimana seluruh tiket konser terjual habis dan reaksi kagum yang disampaikan dari para penonton seusai konser.

BACA JUGA: Lalove, Alat Musik Tiup Tradisional Suku Kaili di Sulawesi Tengah

“Konser MATA Project ini menyampaikan sebuah konsep lebih dari sekedar sebuah penampilan konser, di mana musik tidak akan lahir tanpa visi, dan bagaimana keseluruhan penampilan menghipnotis penonton untuk terbawa dalam sebuah dimensi perjalanan penuh makna melalui pengalaman sensorial yang unik,” ujar Giorgo Calcara, seorang produser musik asal Italia.**

Pilih BanggaBangga25%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau25%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

8 Kawasan Bebas Polusi di Dunia Sebelummnya

8 Kawasan Bebas Polusi di Dunia

Berkat Usaha Anak Bangsa, Diplomasi Indonesia - Mesir Semakin Kuat Selanjutnya

Berkat Usaha Anak Bangsa, Diplomasi Indonesia - Mesir Semakin Kuat

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.