Ketahui Fakta Cagar Biosfer Indonesia yang Diakui UNESCO

Ketahui Fakta Cagar Biosfer Indonesia yang Diakui UNESCO

Kepulauan Togean © Lampungpro

Cagar biosfer Togean Tojo Una-Una di Sulawesi Tengah dan Saleh-Moyo-Tambora di Nusa Tenggara Barat, kini bergabung menjadi cagar biosfer ke-15 dan 16 di Indonesia pada Rabu, 19 Juni 2010. Hal ini diputuskan oleh UNESCO dalam The International Co-ordinating Council (ICC) of the Man and Biosphere (MAB) Programme Meeting ke-31 di Paris, Prancis, sejak 17-21 Juni 2019.

Namun, sebenarnya apa itu cagar biosfer?

Cagar biosfer adalah ekosistem darat dan pantai yang memiliki keanekaragaman hayati. Disebut juga sebagai 'laboratorium hidup', bertujuan agar para ahli dapat berkunjung dan mengeksplorasi demi program konservasi lahan dan pembangunan berkelanjutan.

Abdul Halim, Penasehat Senior bidang kelautan The Nature Conservation (TNC) Indonesia memandang predikat cagar biosfer dunia ini sebagai peluang sekaligus tantangan untuk pengelolaan kawasan konservasi laut yang unik, seperti salah satunya Wakatobi.

Seperti yang dilansir dalam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), beberapa tujuan dan manfaat dari cagar biosfer adalah untuk menyuburkan ekonomi dan sosial dari masyarakat setempat, dengan melibatkan partisipasi masyarakat sebanyak-banyaknya untuk menjaga cagar biosfer dan lingkungan sekitar.

Prof. Endang yang juga Ketua Panitia Nasional Man of the Biosphere (MAB) - UNESCO Indonesia di tahun 2007 menyebutkan, "CB merupakan konsep yang dapat dijadikan model bagi Indonesia untuk menangani cepatnya laju degradasi lansekap ekosistem di Indonesia," tegasnya.

Cagar biosfer diperlukan untuk pengetahuan dan penelitian bidang biologi molekuler untuk mengungkap potensi keanekaragaman hayati sebagai sumberdaya untuk bahan makanan, serat, dan bahan pakaian, obat-obatan, bahan mentah industri serta bahan bangunan.

Catatan kaki: BeritaSatu | LIPI

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

HUT DKI Jakarta Ke-492, Berikut Rangkaian Acaranya Sebelummnya

HUT DKI Jakarta Ke-492, Berikut Rangkaian Acaranya

Malang Menargetkan Jadi Destinasi Internasional Selanjutnya

Malang Menargetkan Jadi Destinasi Internasional

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.