Perempuan Penulis dan Solusi Sederhananya untuk Indonesia

Perempuan Penulis dan Solusi Sederhananya untuk Indonesia

© Pixabay

Indonesia tanah air beta

Pusaka abadi nan jaya

Indonesia sejak dulu kala

Tetap dipuja-puja bangsa

Demikian sepotong lirik lagu Indonesia Pusaka ciptaan Ismail Marzuki. Indonesia Pusaka merupakan sebuah lagu indah yang menggambarkan betapa seorang anak bangsa yang sangat mencintai Tanah Airnya.

Meski langkahnya telah banyak menapak di negeri-negeri yang masyhur dan permai, kecintaannya pada Indonesia tidak akan pernah pudar. Indonesia tetap di hati, sang Garuda tetap di dada.

Itulah Indonesia, negeri tanah kelahiranku. Negeri yang sangat indah dan sangat kaya akan banyak hal. Negeri yang akan selalu dikenang dan tak mudah untuk dilupakan. Negeri dengan sejuta keunikan yang tak bisa dijumpai di negeri-negeri lain.

Indonesia adalah sebuah anugerah tak terhingga dari Sang Maha Kuasa. Banyak kelebihan yang diberikan Allah pada bumi pertiwi. Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk terbanyak dan mempunyai wilayah terluas di dunia.

Indonesia juga kaya akan pesona alam, budaya, serta ragam bahasa yang tak dipunyai negara-negara lain. Sungguh, pesona Indonesia tiada duanya di dunia.

Tentu saja, Indonesia tidak hanya memiliki hal baik. Banyak hal-hal buruk yang juga ada di negeri ini. Bahkan, tak jarang, hal buruk ini yang lebih banyak diangkat ke permukaan sehingga hal-hal baik menjadi tenggelam dan akhirnya dianggap sebagai sesuatu yang langka.

Oleh karena itu, sudah selayaknya bagi kita semua untuk berpartisipasi dan mengambil bagian menjadi pelopor perbaikan bagi kepentingan bangsa dan negara. Tentu saja, setiap kita mempunyai kewajiban untuk itu dan dengan porsinya masing-masing sesuai kemampuan yang ada.

Menulis, cara perempuan memberi solusi untuk bangsa

Sebagai bagian dari anak bangsa yang menginginkan kebaikan bagi negerinya, seorang perempuan dapat melakukannya dengan cara menulis. Ya, menulis juga dapat menjadi salah satu solusi mengatasi persoalan-persoalan bangsa. Tentu saja, menulis hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi orang banyak.

Bila dirasa menulis itu merupakan sebuah aktivitas yang memberatkan dan membutuhkan banyak pemikiran maka mulailah melatih diri dengan menulis dari hal-hal sederhana yang terjadi sehari-hari.

Percayalah, setiap kontribusi yang diniatkan untuk sebuah kebaikan, pastinya akan membawa kemaslahatan. Sekecil apa pun itu.

Jangan salah, ada banyak hal yang bisa ditulis oleh seorang perempuan. Seorang perempuan penulis dapat memulainya dengan hal-hal yang sederhana. Menuliskan kebaikan yang ada di negeri ini, mewartakan berita baik yang dapat menjadi penyemangat, memberikan solusi atas masalah-masalah kecil yang terjadi di lingkungan sekitarnya, dan tidak menyebarkan berita-berita tidak benar dan tidak berdasar alias hoaks.

Seorang perempuan penulis tak harus menjadi pakar di bidang tertentu jika hanya ingin menulis hal-hal sederhana tersebut. Cukup bagikan pengalaman yang dirasakan maupun dilihatnya. Berbagi hal yang diketahuinya lewat tulisan-tulisannya.

Lalu, bagaimana cara menyebarluaskan tulisan-tulisan tersebut? Jangan khawatir, dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, terbuka lebar kesempatan untuk itu. Tak sebatas lewat media cetak, berbagai media online banyak yang siap menampung tulisan-tulisan tersebut. Selain menyebarkannya lewat media online, kita juga dapat menyebarluaskan tulisan tersebut lewat blog pribadi maupun mewujudkannya menjadi sebuah buku.

Satu lagi kelebihan sebuah tulisan yang tak bisa dianggap sepele. Usia sebuah tulisan dapat melampaui usia manusia. Lihatlah, banyaknya tulisan-tulisan para ulama yang sampai ke tangan kita padahal mereka telah lama meninggal dunia.

Dengan semua keutamaan menulis tersebut, mari menjadi tulisan-tulisan bagian dari solusi masalah bangsa. Mulai sekarang, tulislah hal-hal yang baik dan bermanfaat. Niatkan semua itu menjadi amalan jariyah kita. Amalan yang pahalanya akan tetap mengalir, sekalipun kita sudah tidak berada di dunia ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Peneliti UI Digaet Dunia Internasional Tangani Bencana Alam Sebelummnya

Peneliti UI Digaet Dunia Internasional Tangani Bencana Alam

Ada 8 Universitas Negeri dari Indonesia yang Masuk dalam Daftar 1000 Universitas Terbaik Dunia Selanjutnya

Ada 8 Universitas Negeri dari Indonesia yang Masuk dalam Daftar 1000 Universitas Terbaik Dunia

Haeriah Syamsuddin
@haeriah

Haeriah Syamsuddin

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.