Daun Tanaman Liar Disulap Jadi Salep Herbal Luka Bakar

Daun Tanaman Liar Disulap Jadi Salep Herbal Luka Bakar

Salep herbal luka bakar © Dok. Pribadi

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Sering kali combustio atau luka bakar menjadi masalah kesehatan publik hingga menyebabkan banyak kematian. Cedera luka bakar dapat mengakibatkan kerusakan atau kehilangan jaringan yang juga menyebabkan adanya rasa trauma yang tinggi pada penderita.

Mahasiswa FMIPA UNESA kini hadir dengan segudang ide kreatif dan inovatifnya yang dapat diuji secara ilmiah. Mereka bernama Rosda Febriani Safitri dari jurusan fisika, Lina Zendya dari jurusan fisika, dan I’in Dewi Syuryani dari jurusan biologi.

Secara berkelompok mereka berada di bawah bimbingan Bu Woro Setyarsih, S.Pd., M.Si. Mereka berunding dan berinisiatif untuk memanfaatkan kekayaan potensi tanaman liar yang ada di tanah air Indonesia dan mengganti produk berbahan dasar kimia menjadi produk yang berbahan dasar alami yang lebih menyehatkan.

I’in Dewi Syuryani berkata, “Kekayaan dan potensi tanaman alam di Indonesia sangatlah melimpah, namun jarang sekali orang memanfaatkannya dengan baik dan benar, masyarakat lebih menyukai produk instan dari pasaran yang berbahan kimia daripada produk dari bahan alami”.

Salah satu tanaman liar tersebut adalah tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.). Tanaman Ciplukan banyak dijumpai di pekarangan rumah, di lahan kosong dan sekitar sawah.

Walaupun disebut dengan tanaman liar, namun masing-masing bagian tubuhnya mempunyai berjuta potensi untuk kesehatan, salah satunya adalah bagian daunnya.

Melalui program kreativitas mahasiswa, selama empat bulan ketiga mahasiswa tersebut berjuang untuk mengeksplorasi daun Ciplukan (Physalis angulata L.) sebagai bahan farmasi.

Tumbuhan ciplukan | Dok. Penulis

Setelah dilakukan uji fitokimia, ternyata daun Ciplukan (Physalis angulata L.) mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, triterpenoid, fenolik, dan tanin. Adanya senyawa metabolit sekunder tersebut memilki peran penting dalam proses penyembuhan luka bakar.

Selanjutnya, mereka bertiga melakukan uji stabilitas fisik salep dengan hasil yaitu bau dari salep tersebut adalah bau khas ekstrak daun ciplukan dan tekstur salep basis larut air.

Semua bahan salep serta ekstrak daun Ciplukan dapat homogen, sehinga tidak didapati gumpalan. Kemudian diujikan pada kulit yang terkena luka bakar selama 20 hari, ternyata penyembuhan luka bakar berbahan alami lebih cepat dibandingkan dengan gel luka bakar yang berbahan dasar kimia, luas luka bakar juga lebih cepat menutup hingga 1,88 persen.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Loper Tangguh, Keterbatasan Fisik Tak Padamkan Semangat Merajut Asa Sebelummnya

Loper Tangguh, Keterbatasan Fisik Tak Padamkan Semangat Merajut Asa

Lebanon, Negara Ke-3 yang Mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia Selanjutnya

Lebanon, Negara Ke-3 yang Mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia

Boni Herdiawan
@boniherdiawan

Boni Herdiawan

herddx.wordpress.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.