Inilah Daftar Lengkap Nominasi Warisan Dunia UNESCO 2019

Inilah Daftar Lengkap Nominasi Warisan Dunia UNESCO 2019

padek.co

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

UNESCO kembali merilis daftar nominasi Warisan Dunia 2019. Ada 36 nominasi yang terpilih. Terdapat 3 kategori yang ada, yakni situs alam, kombinasi alam dan budaya, dan situs budaya.

Salah satu situs budaya di Indonesia masuk dan menjadi perwakilan adalah Tambang Batubara Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat. Tempat tersebut dipilih karena merepresentasikan budaya Timur dan Barat di satu wilayah serta mengubah wajah daerah pedesaan menjadi kota industri.

Dikutip dari CNN, UNESCO telah memasukkan 1.092 situs yang tersebar di 167 negara dalam daftar Warisan Dunia. Daftar tersbut mungkin akan bertambah seiring dengan banyaknya negara yang mengajulan proposal tiap tahunnya.

Gelar Warisan Dunia UNESCO banyak diharapkan berbagai negara karena bisa meningkatkan citra sebuah tempat sebagai destinasi wisata berkelas dunia. Indonesia yang menempatkan Kompleks Candi Borobudur ke dalam daftar itu, sudah merasakan dampaknya.

Berikut adalah daftar lengkap Nominasi Warisan Dunia UNESCO :
Situs alam:

• Suaka Burung Migrasi di sepanjang garis pantai Laut Kuning-Teluk Bohai di China (Fase I) (Tiongkok)

• Hutan Hyrcanian (Iran)

• Kompleks Hutan Kaeng Krachan (Thailand)

• Daratan dan lautan Austral (Prancis)

• Alpi del Mediterraneo -- Alpes de la Méditerrané (Prancis/Italia/Monako)

• Taman Nasional Vatnajökull -- (Islandia)

Situs campuran:

• Perluasan Warisan Budaya dan Alam di kawasan Ohrid, Makedonia Utara (Albania)

• Paraty -- Budaya and Biodiversitas (Brasil)

Situs budaya:

• Situs penempaan besi kuno (Burkina Faso)

• Gundukan Pemakaman Dilmun (Bahrain)

• Babilonia (Irak)

• Lanskap Budaya Budj Bim (Australia)

• Reruntuhan arkeologi Kota Liangzhu (China)

• Kota Jaipur, Rajasthan (India)

• Warisan Tambang Batubara Ombilin, Sawahlunto (Indonesia)

• Kelompok Mozu-Furuichi Kofun: Gundukan Makan Kuno Jepang (Jepang)

• Situs Guci Megalitikum di Xiengkhuang --Plain of Jars (Republik Rakyat Laos)

• Bagan (Myanmar)

• Seowon, Akademi Neo-Konfusian Korea (Republik Korea)

• Großglockner High Alpine Road (Austria)

• Perbatasan Kerajaan Roma -- The Danube Limes (Austria/Jerman/Hungaria/Slovakia)

• Writing-on-Stone / Áísínai'pi (Kanada)• Kawasan Pertambangan Erzgebirge/Krušnohorí (Republik Ceko/Jerman)

• Lanskap untuk Pembiakan dan pelatihan Kuda Pengangkut Saat Upacara di Kladruby nad Labem (Republik Ceko)

• Sistem Manajemen Pengairan Augsburg (Jerman)

• Penambangan batu prasejarah Krzemionki (Polandia)

• Bangunan Kerajaan Mafra -- Istana, Gereja Kuno, Biara, Taman Cerco dan Tempat Berburu, Tapada (Portugal)

• Suaka Bom Jesus do Monte di Braga (Portugal)

• Monumen Kuno Pskov (Rusia)

• Risco Caido and Pegunungan Suci Gran Canaria (Spanyol)

• Observatorium Bank Jodrell (Inggris)

• Pusat Sejarah Sheki dengan Istana Khan (Azerbaijan)

• Le Colline del Prosecco di Conegliano a Valdobbiadene (Italia)

• Arsitektur Abad 201 of Frank Lloyd Wright (Amerika Serikat)

• Kota Cekungan Port Royal -- Relik and Continuing Cultural Landscape (Jamaika)

• Rute Transisthmian Kolonial Panamá (Panama)

--

Sumber : CNN, Liputan6

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga60%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang40%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ternyata Indonesia Juga Memiliki Sistem Penanggalan Sebelummnya

Ternyata Indonesia Juga Memiliki Sistem Penanggalan

Bersama TNI Gerakan #IkutBantu Lawan Covid-19 Lakukan Penyemprotan Desinfektan Selanjutnya

Bersama TNI Gerakan #IkutBantu Lawan Covid-19 Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.