Akan Dibangun, Jembatan Yang Lebih Panjang dari Suramadu

Akan Dibangun, Jembatan Yang Lebih Panjang dari Suramadu

(Ilustrasi) Jembatan Seven Mile Bridge di Florida, AS © patrasevents.gr

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Indonesia akan memiliki jembatan menyeberangi laut yang lebih panjang daripada Jembatan Suramadu. Yakni, Jembatan Batam-Bintan. Kementerian PUPR dan Pemda Kepulauan Riau sedang melakukan penjajakan. Menurut rencana, jembatan yang menghubungkan Pulau Batam dengan Pulau Bintan di Kepulauan Riau itu memiliki panjang sekitar 6,4 kilometer. Lebih panjang daripada Jembatan Suramadu yang memiliki panjang 5,4 kilometer.

Jembatan nanti memiliki empat tapak (pilar) utama. Satu di Tanjung Talok, Pulau Batam. Lalu di Pulau Menang, Pulau Tanjung Sauh, hingga berakhir di Kecamatan Seri Kuala Lobam di Pulau Bintan. Memanjang dari barat ke timur.

Saat ini, tahapan pembangunan masih pada fase Studi Kelayakan (Feasibility Study/FS) sambil finalisasi detail engineering design (DED). Jika proses itu rampung, selanjutnya Kementerian PUPR mulai melangkah pada kebutuhan pendanaan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa dirinya telah bertemu dengan gubernur Kepulauan Riau pada awal 2019. Dari pertemuan tersebut, Gubernur Nurdin Basirun menyatakan bahwa sudah ada feasibility study (FS). Namun, PU belum menerima detail FS ini. ”Kemarin Pak Presiden kan sudah menyampaikan akan membangun. Kemarin saya juga mau ke sana, tapi Pak Presiden meresmikan paspro,” jelas Basuki.

Dia berharap paling lambat 2020 konstruksi jembatan mulai dikerjakan. Berdasarkan DED sementara saat ini, Basuki menyebut bahwa perhitungan kasar anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp3-4 triliun.

Skema pendanaan yang disiapkan tidak hanya mengandalkan dana APBN, tetapi bisa juga melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Jika pakai skema KPBU, nantinya jembatan ini bakal beroperasi sebagai Jalan Tol. “Tergantung, kalau KPBU pasti tol. Kalau APBN ya bukan,” imbuhnya.

Sumber: CNBC Indonesia | Detik Finance | Jawa Pos

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga22%
Pilih SedihSedih6%
Pilih SenangSenang56%
Pilih Tak PeduliTak Peduli3%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau14%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Tak Hanya Rokok, Kini Tembakau Bisa Jadi Pestisida yang Efektif Sebelummnya

Tak Hanya Rokok, Kini Tembakau Bisa Jadi Pestisida yang Efektif

Buku Pintar, "Wikipedia-nya" Orang Indonesia Sebelum Era Internet Selanjutnya

Buku Pintar, "Wikipedia-nya" Orang Indonesia Sebelum Era Internet

Akhyari Hananto

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.