Makna di Balik Pembuatan Ukiran Suku Asmat yang Mendunia

Makna di Balik Pembuatan Ukiran Suku Asmat yang Mendunia

Suku Asmat sedang mengukir patung © Phinemo.com

Berbicara keanekaragaman budaya di Indonesia tentu tak luput dari suku-suku yang menciptakan budaya tersebut. Salah satu suku yang kaya akan budaya yaitu Suku Asmat yang berasal dari Papua.

Memiliki warga suku yang berjumlah lebih dari 70 ribu orang dan terdiri dari 12 Sub-etnis, suku ini memiliki budaya yang unik dan menarik. Tak hanya cara berpakaian mereka yang berbeda dari masyarakat modern pada umumnya, tradisi-tradisi suku asmat pun berbeda namun menarik.

Cara bertahan hidup mereka pun juga patut dipelajari karena mereka masih menggunakan sistem berburu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Proses pembuatan patung ukir khas Suku Asmat l Sumber: Wisnu Widiantoro

Salah satu tradisi Suku Asmat yang banyak dikenal masyarakat adalah tradisi mengukir kayu. Bukan hanya ukiran kayu biasa, melainkan ukiran kayu Suku Asmat sangat khas dan indah. Seni mengukir kayu ini lahir dari upacara keagamaan, Seni ini dikenal sejak tahun 1700 an.

Ukiran yang dibuat suku asmat tentu semata-mata sebagai media ekspresi serta melestarikan tradisi, sarana belajar, dan juga sebagai penghormatan spiritual bagi para roh leluhur. Ide ukiran kayu Suku Asmat juga didapat dari hasil dialog dengan arwah nenek moyang. Hal ini merupakan suatu kepercayaan bagi suku asmat dalam melakukan segala aktivitasnya.

Hasil ukiran Suku Asmat l Sumber: sagubakarmadu

Seni ukir Suku Asmat dapat berupa pohon, binatang, perahu, orang yang sedang berburu, dan masih banyak lagi. Dengan teknik mengukir kayu yang dilakukan secara manual, hasil ukiran kayu Suku Asmat tentu sangat bagus dan menarik.

Tiap warga Suku Asmat memiliki ukiran khas masing-masing, namun tujuan pembuatan ukiran tersebut tetaplah sama. Adapun makna di balik ukiran Suku Asmat antara lain:

Sebagai media perantara dengan nenek moyang

Suku Asmat percaya bahwa ukiran yang mereka buat dapat menjadi media komunikasi dengan leluhur mereka. Ukiran yang dibuat juga mewakili anggota keluarga yang telah tiada.

Mengukir sembari berdialog

Ukiran-ukiran yang dibuat oleh suku asmat tidak menggunakan sketsa atau rancangan terlebih dahulu. Suku Asmat mengukir kayu tersebut sembari berdialog dengan para leluhur. Dari proses dialog itulah akan menciptakan ide mengukir.

Dari berbagai ukiran suku asmat terdapat satu ukiran yang dianggap paling mengerikan dan memiliki makna yang mendalam, ukiran tersebut yakni Bisj.

Bisj merupakan sebuah tiang kayu yang mewakili para leluhur yang telah meninggal. Ukiran pada tiang ini tersusun lebih dari dua figur, setiap figur diukir diatas figur yang lainnya. Tiang ini dibuat sebagai perlengkapan upacara tradisional pemenggalan kepala (Head Hunting) dan kanibalisme para musuh yang berhasil dikalahkan, bertujuan agar para arwah leluhur tenang. Namun tradisi Bisj saat ini sudah ditiadakan karena dianggap terlalu mengerikan.

Sebagai ganti tradisi tersebut, saat ini diadakan Festival Budaya Asmat setiap bulan Oktober. Masyarakat dan para wisatawan akan mengukir di Jeu, yangmerupakan rumah tradisional Asmat.

Patung ukiran Suku Asmat Di San Fransisco l Sumber: Ari saputra

Keunikan dan keindahan Suku Asmat tak hanya dikenal di wilayah Indonesia saja melainkan juga dikenal hingga mancanegara. Ukiran artefak Suku Asmat dapat di temui di Museum Art Of New York. Ukiran Suku Asmat biasa dijual dengan harga paling murah yaitu Rp 200.000 hingga jutaan rupiah.

Dengan keunikan karya Suku Asmat, semakin menambah deretan produk Indonesis yang terkenal dan dikagumi hingga di mata dunia.


Catatan kaki: indonesiakaya.com l detik.com l kompasiana.com

Pilih BanggaBangga57%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang29%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi14%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Potret Indonesia Dari Antariksa Sebelummnya

Potret Indonesia Dari Antariksa

Inilah Festival Terbesar di Indonesia untuk Para Pahlawan Ekonomi Selanjutnya

Inilah Festival Terbesar di Indonesia untuk Para Pahlawan Ekonomi

Atika Puji
@atikaapjpw

Atika Puji

1 Komentar

  • Wahyudin

    Komentar sedang dimoderasi

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.