Perpustakaan Freedom, Bukan Sekadar untuk Ngadem

Perpustakaan Freedom, Bukan Sekadar untuk Ngadem

Perpustakaan Umum Freedom Institute © Novita Caesaria/GNFI

Salah satu kegiatan yang memiliki banyak manfaat adalah membaca. Selain asyik, kegiatan ini juga praktis karena bisa dilakukan di mana saja. Apakah kamu termasuk orang yang gemar membaca?

Perpusatakaan menjadi tempat terbaik untuk membaca, karena selain suasananya yang tenang, pilihan bukunya juga beragam. Good News from Indonesia (GNFI) akan mengulas beberapa perpustakaan di Jakarta yang harus dikunjungi untuk memenuhi hasrat membacamu.

Perpustakaan pertama yang kami kunjungi adalah Perpustakaan Freedom di Gedung Wisma Bakrie, Jl. H. R. Rasuna Said No. Kav B1, Kuningan Menteng Jakarta Selatan.

Tak sulit untuk menemukan gedung ini, karena berada persis di pinggir jalan, seberang Gedung KPK. Perpustakaan ini berada di sebelah kanan pintu masuk gedung, jadi tidak perlu repot mencari lagi atau naik lift dulu.

Fasilitas di Perpustakaan Freedom | Foto: Novita Caesaria/GNFI

Pintu masuknya cukup besar, cahayanya temaram, tempatnya luas, dan pastinya tenang. Setelah masuk, kamu akan diarahkan petugas untuk mengisi formulir pembuatan kartu anggota.

Nomor telepon dan nomor kartu tanda penduduk (KTP) adalah beberapa data yang harus diisi. Menyenangkannya lagi, pembuatan kartu tidak dipungut biaya, alias gratis.

Tak heran bila Perpustakaan Freedom memiliki banyak pengunjung, karena fasilitasnya dapat dibilang lengkap dan layak. Terdapat beberapa jenis meja dan kursi, bila datang ramai-ramai kamu dapat menggunakan meja dan kursi kayu yang panjang. Tapi jangan khawatir jika kamu datang sendiri, kamu bisa menggunakan meja berbilik atau sofa untuk satu orang.

Meja berbilik di Perpustakaan Freedom | Foto: Novita Caesaria/GNFI

Ruangan yang dingin dengan alunan musik instrumental bervolume rendah tentu membuat kegiatan membaca semakin menyenangkan. Jangan khawatir tak bisa mengambil buku di rak yang paling atas, karena di sini juga disediakan tangga.

Pengunjung akan diminta menitipkan barang bawaannya kecuali barang berharga, lalu akan diberika totebag untuk tempat barang-barang yang tidak dititipkan.

Fasilitas Wi-FI juga tersedia di Perpustakaan Freedom, eits! Tapi digunakan untuk membaca atau mencari referensi ya, jangan malah scrolling sosial media!

Kamu juga tidak perlu pusing mencari buku secara manual, karena terdapat komputer yang bisa digunakan untuk mencari buku yang dituju, letaknya tak jauh dari meja pustakawan.

Komputer pencarian buku di Perpustakaan Freedom | Foto: Novita Caesaria/GNFI

Perpustakaan Freedom berdiri di bawah naungan Freedom Institute dan pada awal tahun 2002 resmi dibuka untuk umum. Keberadaan perpustakaan sebelumnya hanya digunakan untuk kepentingan yayasan, jumlah bukunya pun tak banyak sekitar 4.000 buku saja milik Rizal Malarangeng yang juga pemilik perpustakaan.

Saat ini koleksi bukunya terbilang lengkap, mulai dari novel, sastra, hingga filsafat bisa kamu temui. Tak hanya berbahasa Indonesia yang berbahasa Inggris juga tersedia.

Rak bermacam buku di Perpustakaan Freedom | Foto: Novita/GNFI

Sebelum berada di Wisma Bakrie, Perpustakaan Freedom berada di Jalan Irian (Menteng), lalu di Wisma Proklamasi (Jalan Proklamasi) dan pernah buka dari Senin hingga Minggu, tetapi pukul 16.00 sudah tutup.

Sekarang Perpustakaan Freedom bisa kamu kunjungi dari Senin sampai Jumat dan tutup pukul 21.00. Hari Jumat pengunjung perpustakaan ramai. Dilihat dari data keanggotaan, 80 persen pengunjung berstatus mahasiswa.

Beberapa fasilitas di Perpustakaan Freedom | Foto: Novita/GNFI

Udin Syarifudin salah satu staf Perpustakaan Freedom mengatakan stock opname dilakukan setiap enam bulan sekali, sehingga perpustakaan akan tutup selama satu bulan. Tidak ada jadwal tentu terkait penambahan buku baru, semua mengikuti arahan pemiliknya.

Jadi apakah kamu sudah merencanakan untuk pergi ke sana?

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Menutup Aurat Pun Ada Tradisinya di Bima Sebelummnya

Menutup Aurat Pun Ada Tradisinya di Bima

Ini Daftar Operator Telko yang Sudah Menjajal Jaringan 5G di Indonesia Selanjutnya

Ini Daftar Operator Telko yang Sudah Menjajal Jaringan 5G di Indonesia

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.